A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Ada banyak cara mempercantik tampilan desktop Gnome 3.2 pada openSUSE 12.1 Asparagus, setidaknya dengan membekali diri menggunakan Gnome Tweak Tool, semuanya akan mudah. Saya dan Anda dapat membuat Gnome Shell memiliki tampilan seperti Ubuntu dengan Ayatana-nya, atau seperti tampilan Android 4.0 Ice Cream Sandwich.

Dari sekian banyak cara, saya memilih untuk tidak mengutak-atik mutter yang dibawa oleh openSUSE tentunya. Alasannya sederhana, saya malas membongkar kembali markah CSS yang mengawal Gnome Shell, kecuali kalau Anda ahli dengan mengutak-atik CSS, maka dengan bersenjatakan gedit, tampilan Gnome Shell bisa disulap menjadi sesuai selera.

Saya sedikit melakukan uji coba untuk memberikan tampilan Android 4.0 pada Gnome Asparagus yang saya gunakan, ini memberikan landasan yang sama untuk mengubah tampilan Gnome 3.2 ke pelbagai bentuk tema yang kita inginkan.

Lalu yang Anda perlukan:

  • OS OpenSUSE 12.1 Asparagus (Linux lain menyesuaikan) dengan desktop Gnome 3.2 menggunakan Gnome Shell (bukan Unity/Ubuntu dan bukan juga Cinnamon/Mint).
  • Tema menggunakan GTK3 dengan mesin Adwaita (sudah terpasang, bawaan openSUSE) dan mesin Unico (jika belum ada bisa dipasang via YaST atau 1-click install di situs unduhan openSUSE). Bagi yang menggunakan GTK2, silakan menyesuaikan, Anda mungkin memerlukan mesin Murrine dan Pixbuf.
  • Gnome Tweak Tool, jika belum terpasang silakan dipasang melalui YaST atau 1-click-install. Di menu aplikasi akan ditemukan sebagai program Advance Setting.
  • Koleksi ikon Faience (utama, terang dan gelap, silakan dipasang sesuai selera – gelap lebih pas untuk yang saya coba), Anda bisa mendapatkannya melalui unduhan Deviant Art dan memasukkannya secara manual ke map ~/icon atau memasangnya dengan menggunakan 1-click-install (cara yang lebih mudah). Mungkin belum semua ikon pas, sehingga disarankan menambahkan koleksi ikon Faenza yang merupakan cikal bakal dari ikon Faience ini.
  • Tema Holo yang disediakan melalui situs Deviant Art.
  • Namun jika seluruh sisi green geeko ingin dikesampingkan dan memuat sepenuhnya tampilan Ice Cream Sandwich, maka mungkin yang pas adalah Ice Cram Sheel + Roboto Fonts + Wallpaper. Saya tidak menggunakan ini, karena sedang tidak memiliki banyak waktu untuk mencoba semua.

Setelah semua itu siap, untuk menampilkan tema baru bernuansa Android 4.0, Anda cuma perlu melakukan setelan dengan menggunakan Gnome Tweak Tool.

Melakukan setelan sederhana dengan Gnome Tweak Tool

Gambar di atas adalah setelan sederhana bagaimana saya melakukan sedikit tweak pada tema Gnome Shell dengan masih mempertahankan sedikit sisi openSUSE.

Anda tentu bebas melakukan setelan sesuai yang diinginkan, terdapat banyak panduan tentang ini di Internet. Dan tentu saja ada sejumlah pengembang yang memberikan tema, fonta dan kertas dinding yang sesuai seperti yang Anda inginkan.

Pratampil Asparagus dengan menggunakan Holo dan Faience.

Tampilan yang saya hasilkan, sederhana, hanya untuk coba-coba, namun saya suka karena terlihat lebih rapi. Mungkin nantinya saya akan mencoba lebih banyak warna gelap.

Menggunakan Linux itu menyenangkan, karena daya kostumasinya nyaris tanpa batas. Dan openSUSE adalah salah satu distribusi yang saya sukai untuk mencoba semua itu.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

10 tanggapan

  1. gadgetboi Avatar

    hehehe … ganti dengan asus vivo bli, biar bisa “disentuh” 😀 … seneng amat sama tema android LOL saya malah androidnya dirubah jadi ubuntu hihihi

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Wah, saya belum bisa menikmati yang disentuh-sentuh.

      Suka

  2. Melvin Avatar
    Melvin

    hehehe, icon yang di kanan jadi kecil :D.
    btw, saya kan belum pernah menyentuh android 😛

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Kalau ikon pada dasher memang akan mengecil jika jumlahnya banyak ;). Nah, makanya dicoba ini, biar sempat mandang saja, maklum, kan bukan layar sentuh :D.

      Suka

  3. gadgetboi Avatar

    itu desktop apa smartphone? 😆 …

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Ha ha…, biar pernah saja ngerasain pakai Android terbaru, meski layarnya jadi super lebar :lol:.

      Suka

  4. iskandaria Avatar
    iskandaria

    Cantik juga hasilnya. Btw, saya juga pernah sedikit mengubah markah CSS tema bawaan Ubuntu (ambiance). Saya nggak suka warna oranye bawaannya itu, tapi suka tampilan icon menu minimize/maximize/close-nya yang di sudut kiri atas itu 😆

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mas Is, itu kan yang dulu paling diprotes, karena tombol-tombolnya niru Mac OS dan terlalu kentara :D.

      Suka

  5. honeylizious Avatar

    wah nggak pake linux mas 🙂

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Ndak apa-apa, saya juga pengguna biasanya kok, masih banyak ndak tahunya :).

      Suka

Tinggalkan Balasan ke honeylizious Batalkan balasan