A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Melalui openSUSE Asparagus, saya mencoba sebuah permainan strategi kecil bernama “Unknown Horizons” yang sepertinya cukup menarik. Ini mengingatkan saya pada “Age of Empire” atau “Settler” pada tahun-tahun yang silam, konsepnya sederhana dan terus berkembang. Bagusnya lagi dikembangkan dengan free software, sehingga semua bisa menggunakannya dan juga ikut serta mengembangkannya.

Permainan ini berlatar era penjelajahan, di mana sekelompok pelaut menemukan pulau baru di dunia baru, dan mulai membangun kehidupannya di sana. Sedikit banyak mengingatkan saya pada pelajaran sejarah di bangku sekolah. Kompleksitasnya juga menarik, karena pemain harus cerdas dalam menyeimbangkan antara pemenuhan kebutuhan warga dan penarikan pajak.

Saya rasa ini seperti permainan strategi kolonialisasi lainnya, menuntut kemampuan pemain sebagai seorang pemimpin yang cerdas dalam mengembangkan dan mempertahankan koloninya.

Grafisnya masih menggunakan grafik 2D isometrik dengan mesin FIFE yang membuatnya cukup ringan untuk dijalankan, bahkan pada resolusi layar 800 x 600 titik. Tentu saja ini juga berarti tidak ada efek realistik 3D seperti pada permainan ala seri “Total War” ataupun “R.U.S.E”.

Sebagai contoh permainannya, Anda bisa melihat video “Unknown Horizons” pada YouTube. Jika terlalu mementingkan segi grafis, permainan ini sangat menarik untuk dimainkan. Namun saya sarankan untuk menggunakan layar penuh saat memainkannya.

Beberapa fitur dalam permainan video komputer ini adalah:

  • Membangun pemukiman: Membangun sebuah metropolis mekar dari awal dengan daerah pemukiman, kawasan industri, perdagangan jasa dan banyak pemandangan.
  • Pengaturan komoditas: Mengatur sumber daya Anda untuk memberi makan, memperluas dan mempertahankan kota Anda yang sedang tumbuh.
  • Diplomasi: Menghadapi pemain lain untuk menjadwalkan persyaratan perjanjian perdagangan dan pakta non-agresi.
  • Perdagangan: Bertukar sumber daya dengan pemain lain, pedagang bebas dan penduduk lokal untuk memastikan simpanan persediaan sumber daya anda cukup untuk saat-saat yang terburuk.
  • Strategi: Gunakan strategi yang cerdik untuk menyulitkan musuh-musuh anda, dan gunakan setiap kelengahan mereka untuk keuntungan anda.
  • Penjelajahan: Temukan pulau baru, jalur perdagangan baru, dan desposit sumber daya alam untuk mengembangkan kota anda.

Kelemahannya adalah, meskipun tergolong permainan kecil dengan ukuran tidak melebihi 100 MB, namun masih terdapat sejumlah kode yang tidak efesien sehingga bisa dikatakan cukup berat untuk sebuah permainan kecil. Setidaknya sebuah CPU dengan prosesor minimal 2 GHz diperlukan. Jika Anda cukup ahli dengan phyton dan C++, Anda bisa membantu pengembang untuk menjadikan permainan ini lebih baik lagi, terutama mengembangkan mesin FIFE-nya.

Permainan masih terus dalam tahap pengembangan, dan mungkin dengan lambat. Karena para pengembangnya mengerjakan ini untuk mengisi waktu luang dan sebagai hobi saja. Tentu saja setiap orang bisa ikut mengembangnya, Anda pun bisa, misalnya dengan membuat translasi bahasa, mengembangkan FIFE ataupun melakukan donasi.

Siapa tahu suatu saat nanti bisa jadi permainan yang menarik, dan mendukung bahasa lokal kita di Indonesia.

Permainan ini bukan saja hanya untuk Linux, namun juga Windows dan Mac OS, silakan diunduh masing-masing versinya pada situs resminya. Untuk openSUSE, terdapat fitur 1-click-install bagi seri 11.4, 12.1, Tumbleweed dan Factory, sehingga memasangnya sangat mudah.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

6 tanggapan

  1. ikhwan Avatar
    ikhwan

    setingan resolusi layarnya gak bisa di atur 😦

    dan gak muat buat layar netbook

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Iya, itu salah satu kelemahannya. Belum dioptimalisasi untuk layar yang berukuran kecil.

      Suka

  2. die Avatar

    Pegguna windows ndak bisa mencoba?

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Boleh saja Pak Aldie, asalkan ada mesin phyton yang terpasang, karena kan yang menjadikannya multiplatform adalah phyton :).

      Suka

  3. gadgetboi Avatar

    bukan untuk netbook sepertinya … sudah pernah main simcity (sekarang lincity) bli?

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Ya, karena kalau grafisnya saya tambahkan lumayan agak berat untuk menjalankan phyton-nya. Mungkin menunggu perbaikan game engine-nya dulu saja.

      Lincity sepertinya lebih familier dengan Fedora ya? Belum sih, saya ntah kenapa kok tidak betah ya dengan permainan Simulasi :|.

      Suka

Tinggalkan Balasan ke die Batalkan balasan