Ini selalu menjadi pertanyaan saya, dan mungkin karena fakta-fakta itu ada di sekitar saya. Tradisi Hindu di Bali sangat kental dengan pelaksanaan ritual yang begitu beragam, begitu beragamnya – bahkan saya tidak dapat mengingat apa-apa saja bagian dari semua ritualitas tersebut. Ritual dala konsepnya, memiliki tujuan suatu bentuk turut menjaga keseimbangan seluruh unsur kehidupan, manusia, alam, dan spiritualitas. Hanya saja, saya menemukan sebuah pertanyaan yang mendasar yang bisa jadi mempertanyakan semua rangkaian tersebut.
Ritual dalam sebuah bentuk umum, dikenal dengan sebutan yang lebih lembut, lebih sopan – yadnya – oleh masyarakat Hindu di Bali.
Ritual “Nyegara Gunung” – Fotografi oleh I Nengah Januartha.
Langsung ke pokok permasalahan, bahwa dengan bertambahnya jumlah warga Hindu di Bali, maka ritual (upacara yadnya) juga dengan sendirinya bertambah. Sedangkan di sisi lain, alam dan hasil alam Bali tidak bertambah secara bermakna jika dibandingkan dengan jumlah penduduk – bahkan jika melihat pembangunan yang pesat, bukannya tidak mungkin justru berkurang.
Sehingga saya malah seringkali melihat bahwa yadnya bisa bukan jadi mempersembahkan sebagian hasil bumi kita pada pemberinya, namun mempersembahkan hasil bumi tetangga kita – karena tanah kita sendiri sudah tidak memberikan kecukupan untuk memberi hasil bumi persembahan.
patram puspam phalam toyam yo me bhaktyä prayacchati tad aham bhakty-upahrtam asnämi prayatätmanah
Saya berpikir, saya bertanya-tanya, pelaksanaan mungkin bukan satu-satunya, dari sekian banyak faktor yang telah kita lalaikan – sedemikian hingga kita lupa melihat, seberapa alam masih dapat mendukung keharmonisan kehidupan manusia. Atau mungkin kita lupa saat pelaksaan ritual dengan menggunakan hasil alam yang ada, bahwa alam bukan hanya ada bagi manusia saja.
Thomas Kuhn menunjukkan bahwa sains maju lewat lompatan cara pandang, bukan sekadar menumpuk data. Ulasan buku 1962 yang melahirkan istilah “pergeseran paradigma” ini.
Cara menyusun audit internal berbasis telusur (tracer) agar rumah sakit dan klinik menemukan celah mutu sebelum surveyor datang: langkah, indikator, dan template.
Panduan audit internal berbasis tracer untuk rumah sakit dan fasyankes: menelusuri alur pelayanan nyata, bukan sekadar berkas, sebelum survei akreditasi.
Semprot hidung vardenafil (Roxus) kini tersedia di Amerika Serikat dan mencapai kadar puncak dalam darah sekitar 10 menit pada relawan sehat. Namun statusnya sediaan racikan, bukti kemanjuran klinis masih terbatas, dan izinnya di Indonesia tidak ditemukan. Simak bukti, risiko, dan prinsip penanganan yang tetap berlaku.
Bagaimana Anda mengelola stres? And a man said, “Speak to us of Stress, for the days press upon us like stones, and our nights are a counting of burdens.” And he answered, saying: You name your burden “stress,” but you do not know its face. Is it the weight of the hour, or is it… Read more: On the Weight of the Hour
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan