Google akhirnya secara resmi menarik layanan Latitude yang terintegrasi dengan Google Maps. Sebagai pengguna tetap Latitude, saya rasa Google memang melakukan tindakan yang tepat guna menutup layanan ini, karena rasanya, tidak terlalu banyak digunakan dalam keseharian kita. Agak disayangkan, tapi popularitasnya mungkin dikalahkan oleh jejaring sosial serupa seperti Foursquare yang mengutamakan fitur berbagi lokasi “on demand” dibandingkan “real time” ala Google Latitude.
Sebagai gantinya, Google masih memberikan layanan berbagi lokasi melalui jejaring sosialnya Google+. Fitur ini bisa diakses melalui ponsel cerdas Android.
Cuplikan terakhir lokasi saya di Google Latitude yang bisa diakses oleh publik.
Biasanya saya memanfaatkan Latitude untuk berbagi lokasi saya pada publik. Tapi karena layanan ini sudah berakhir, maka lokasi saya secara “real time” tidak lagi bisa diakses oleh publik.
Saya sendiri tidak tertarik untuk mencari layanan serupa dengan fitur sejenis. Rasanya belum ada banyak manfaat yang didatangkan. Mungkin pas ponsel hilang, bisa dilacak dengan Google Latitude atau saat kita mengalami musibah (seperti tersesat saat mendaki), kelompok penolong bisa membantu menemukan kita via layanan ini. Tapi sekarang sudah ada banyak program sejenis yang terintegrasi dengan fungsi masing-masing. Misalnya saja avast! Mobile Security yang memiliki fungsi pelacakan ponsel Android jika hilang, yang teknologinya semakin canggih dan gratis.
Bagi Anda yang masih tertarik untuk menikmati layanan berbagi lokasi dari Google, bisa memanfaatkan jejaring sosial Google+ via ponsel Android Anda.
Google Plus memberikan layanan berbagi lokasi yang diakses melalui menunya.
Dan keunggulan Google+ ini bisa membagi lokasi secara lebih privasi pada lingkaran-lingkaran yang Anda kehendaki, termasuk juga pada publik jika Anda inginkan.
Pedoman triase tiga warna di sebuah IGD dikonversi ke CTAS lima level agar selaras dengan modul Pelayanan IGD SATUSEHAT yang meminta kode LOINC 75910-0. Artikel ini menjelaskan proses penyusunan, diagram alir, cara memakai alat triase interaktif, batas adaptasi lokal, dan status draf yang masih menunggu telaah sejawat.
Aturan stablecoin OJK ditargetkan Januari 2027, BYD bocorkan desain robot humanoid, dan Nobel Kedokteran 2026 untuk optogenetika. Refleksi pekan 5–11 Oktober.
Neuritis optik adalah radang saraf penglihatan yang membuat satu mata buram mendadak dan nyeri saat digerakkan. Kenali gejala, pemeriksaan MRI, terapi steroid, hubungannya dengan multipel sklerosis, dan kapan harus segera ke dokter.
Disartria adalah gangguan motorik bicara akibat kelemahan otot yang memengaruhi pelafalan, sering terjadi pasca-stroke dan pada pasien Parkinson serta ALS. Terdapat tujuh subtipe disartria yang memiliki penyebab dan karakteristik berbeda. Penanganan terapi wicara masih terbatas di Indonesia, terutama di daerah dengan prevalensi stroke tinggi.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan