Google akhirnya secara resmi menarik layanan Latitude yang terintegrasi dengan Google Maps. Sebagai pengguna tetap Latitude, saya rasa Google memang melakukan tindakan yang tepat guna menutup layanan ini, karena rasanya, tidak terlalu banyak digunakan dalam keseharian kita. Agak disayangkan, tapi popularitasnya mungkin dikalahkan oleh jejaring sosial serupa seperti Foursquare yang mengutamakan fitur berbagi lokasi “on demand” dibandingkan “real time” ala Google Latitude.
Sebagai gantinya, Google masih memberikan layanan berbagi lokasi melalui jejaring sosialnya Google+. Fitur ini bisa diakses melalui ponsel cerdas Android.
Cuplikan terakhir lokasi saya di Google Latitude yang bisa diakses oleh publik.
Biasanya saya memanfaatkan Latitude untuk berbagi lokasi saya pada publik. Tapi karena layanan ini sudah berakhir, maka lokasi saya secara “real time” tidak lagi bisa diakses oleh publik.
Saya sendiri tidak tertarik untuk mencari layanan serupa dengan fitur sejenis. Rasanya belum ada banyak manfaat yang didatangkan. Mungkin pas ponsel hilang, bisa dilacak dengan Google Latitude atau saat kita mengalami musibah (seperti tersesat saat mendaki), kelompok penolong bisa membantu menemukan kita via layanan ini. Tapi sekarang sudah ada banyak program sejenis yang terintegrasi dengan fungsi masing-masing. Misalnya saja avast! Mobile Security yang memiliki fungsi pelacakan ponsel Android jika hilang, yang teknologinya semakin canggih dan gratis.
Bagi Anda yang masih tertarik untuk menikmati layanan berbagi lokasi dari Google, bisa memanfaatkan jejaring sosial Google+ via ponsel Android Anda.
Google Plus memberikan layanan berbagi lokasi yang diakses melalui menunya.
Dan keunggulan Google+ ini bisa membagi lokasi secara lebih privasi pada lingkaran-lingkaran yang Anda kehendaki, termasuk juga pada publik jika Anda inginkan.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
Leishmaniasis kutaneus dan PKDL adalah dua wajah dari infeksi parasit Leishmania yang ditularkan lalat pasir—jarang ditemukan di Indonesia, namun tetap relevan lewat kasus impor dari personel yang bertugas di kawasan endemik. Artikel ini mengulas gejala, diagnosis banding dengan kusta, dan tata laksana berdasarkan panduan terbaru WHO SEARO
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan