Belakangan ini saya jarang bermain fotografi lagi, karena kamera prosumer yang biasa saya gunakan sempat dipindahtangankan. Karena kamera Canon SX30 IS yang saya gunakan memiliki sensor yang relatif kecil, maka seringkali menimbulkan banyak noise pada ISO yang tinggi. Tentu saja hal ini adalah sesuatu yang wajar.
Gambaran noise sebenarnya tidak menyenangkan, karena bintik-bintik itu tampak begitu mengganggu, apalagi ketika berharap hasil foto menjadi bersih. Terutama dalam pencahayaan yang tidak begitu terang, misalnya ketika mendung; di situasi seperti ini noise lebih cenderung meningkat pada kamera yang saya gunakan. Namun tidak selamanya noise itu tidak bisa diolah.
Pada situasi tertentu seperti pencahayaan yang rendah, noise bisa memberikan kesan artistik dengan permainan pada eksposur (paparan cahaya) yang tepat. Jika berlebihan, noise bisa dikurangi dengan sejumlah peranti lunak seperti Adobe Lightroom (versi terbarunya bisa dibeli seharga $150).
Tentu saja dengan pola seperti ini kita tidak mendapatkan gambar yang realis, namun Anda bisa menikmati cita rasa impresionisme dalam melakukan eksplorasi. Noise memberikan kita kekuatan untuk mempermainkan cahaya dan warna.
Salah satu foto sore tadi yang saya ambil menggunakan Kamera Canon SX30 IS. Paparan: 0,006 sec (1/160) | Bukaan: f/5.8 | Jarak fokus: 150.5 mm | Kecepatan ISO: 400. Disentuh dengan Adobe Lightroom 5.
Oleh karena tidak bergantung pada kesan yang nyata, maka eksplorasi noise tidak memerlukan objek khusus, sesuatu yang acak bisa memenuhi kepuasan kita dalam menjelajah dunia fotografi.
Tentu saja sebagai penggemar fotografi amatir, saya tidak bisa memberikan penjelasan yang memuaskan. Tapi setidaknya, saya puas saya bisa mengerjakan beberapa hal yang saya sukai melalui hobi sampingan saya ini.
Apa satu barang milik Anda yang sangat bernilai sentimental? There is a small, chipped ceramic turtle that has sat on my desk for as long as I can remember. Its shell is a faded, unnatural green, and one of its tiny legs broke off before I even knew how to speak. I have moved house… Read more: The Kite String of Memory
Yosef datang malam-malam membawa seekor kakap merah dan kabar bahwa ia berhenti sekolah. Raka belum mau menerima kabar itu, dan bapa Yosef menantangnya ikut melaut satu malam.
Sebuah film kaca setipis kulit bawang dibaca selapis demi selapis, dan tulisan di dalamnya ternyata memakai tanda yang Kaelen kenal sejak kecil. Di Catacomb Markets, seorang penjaga menjelaskan arti sebuah nama yang seharusnya sudah terkubur.
Animasi hitam-putih tentang masa kecil di Iran pascarevolusi ini membuat sejarah yang jauh terasa dekat. Ulasan tentang mengapa Persepolis (2007) penting, tanpa bocoran.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Hmm… Lebih banyak foto yang bagus (menurut opini pribadi) saya hasilkan cuma dari kebetulan. Dan sisanya, mungkin peranti lunak seperti ini hanya mempercantik saja.
Memuat…
Rusydi Hikmawan
lama gak ke sini. eh ternyata maennya fotografi saja, saya pikir linux doang. hasil jepretannya keren pak. apalagi kalo kena edit gambar. sy bosan maen di andro, edit gambar gitu2 doang. jadi adobe lightroom itu semacam program di komputer gitu, pak?
Android kemampuan aplikasinya terbatas terutama yang gratisan. Kalau yang berbayar saya belum pernah coba.
Iya, Adobe Lightroom aplikasi natif di Windows. Sebenarnya mau coba pakai GIMP, hanya saja belum tahu caranya. Mungkin perlu sejenis ekstensi atau script-fu.
Ini cuma jepretan kebetulan saja. Kalau kebanyakan sih hasilnya iseng :).
Photoshop soalnya memanjakan penggunanya dengan pelbagai fitur yang siap santap. Sedangkan GIMP mesti diolah manual terlebih dahulu, fiturnya juga belum sekaya Photoshop.
Selamat mencoba-coba kalau begitu Mas :).
Memuat…
Zizy Damanik
Keren fotonya….
Saya di rumah bunganya ituuuu aja, ga kreatif kalo foto bunga hehe..
Tinggalkan Balasan