A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Saya belakangan ini memang tidak memiliki banyak akses ke televisi, baik karena memang tidak memiliki dan keterbatasan waktu. Tapi duduk di sebuah rumah makan sederhana tadi siang membuat saya membaca halaman koran lokal yang bertuliskan sejumlah korban meninggal oleh awan panas dari aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.

Memang kita bangsa Indonesia hidup di wilayah yang rawan perubahan kondisi alam yang drastis, yang kita kemudian menyebutnya sebagai bencana – karena itu tampak tidak berpihak pada kehidupan dan peradaban kita. Dan sudah banyak duka yang melanda kita dari bencana-bencana yang lalu, dan mungkin ke depannya.

Kita berharap semua segera berlalu, karena manusia saat ini memang tidak berdaya pada bencana. Karena dengan demikian masyarakat yang terkena dampaknya dapat kembali pada kehidupannya yang wajar.

Smothering Ash Cloud from Sinabung Volcano : Natural HazardsA cycle of lava dome growth and collapse is feeding pyrolcastic flows and ash plumes at the Indonesian volcano.

<span class="embedly-powered" style="float:right;display:block"><a target="_blank" href="http://embed.ly/code?url=http%3A%2F%2Fearthobservatory.nasa.gov%2FNaturalHazards%2Fview.php%3Fid%3D82990&quot; title="Powered by Embedly"><img src="http://static.embed.ly/images/logos/embedly-powered-small-light.png&quot; alt="Embedly Powered" /></a></span>

via Nasa

‘}”>

Smothering Ash Cloud from Sinabung Volcano : Natural HazardsA cycle of lava dome growth and collapse is feeding pyrolcastic flows and ash plumes at the Indonesian volcano.

Embedly Powered

via Nasa

Saya tidak bisa banyak berkata, selain mengucapkan keperihatinan. Kadang mungkin jengkel, karena saya mulai terlihat seperti para pemimpin yang “cuma” bisa bilang perihatin. Tapi ini rupanya batas kemampuan saya sebagai manusia.

Siapa saya bisa meminta kapan berhentinya alam bergerak, karena alam memang tak berhenti bergerak. Kita saja yang mungkin sering kali tidak menyadarinya.

Siapa yang menduga puncak yang tenang selama ratusan tahun tiba-tiba mengguncang semua yang ada di sekitarnya. Mematikan semua yang dekat dengannya.

Indonesia’s Mt. Sinabung Eruption Kills at Least 14Indonesia's Mount Sinabung volcano erupted and killed at least 14 people on the western island of Sumatra on Saturday, the first time it is known to have claimed any lives, a senior governmen…

<span class="embedly-powered" style="float:right;display:block"><a target="_blank" href="http://embed.ly/code?url=http%3A%2F%2Fwww.voanews.com%2Fcontent%2Freu-indonesia-mount-sinabung-volcano-eruptions-kills-people%2F1842561.html&quot; title="Powered by Embedly"><img src="http://static.embed.ly/images/logos/embedly-powered-small-light.png&quot; alt="Embedly Powered" /></a></span>

‘}”>

Indonesia’s Mt. Sinabung Eruption Kills at Least 14Indonesia's Mount Sinabung volcano erupted and killed at least 14 people on the western island of Sumatra on Saturday, the first time it is known to have claimed any lives, a senior governmen…

Embedly Powered

Bagi mereka yang dapat membantu, bantulah. Bagi yang tidak, setidaknya tidak menyulitkan yang akan membantu. Karena di tempat saya saat ini pernah menjadi tempat bencana, dan saya tahu bagaimana situasi seperti itu bisa menjadi keruh dengan seketika. Maka bagi yang mampu, bantulah dengan ketulusan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

2 tanggapan

  1. Cahya Avatar

    Mau bagaimana lagi Mas, kita memang berada di wilayah rawan bencana. Mau tidak mau harus selalu siaga.

    Suka

  2. xrismantos.wordpress.com Avatar
    xrismantos.wordpress.com

    Namanya bencana ya… Kita bisa apa… Yang jelas ada rencana Tuhan dibalik semua bencana…

    Suka

Tinggalkan komentar