A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Mageia adalah salah satu ditro Linux populer saat ini, dan untuk pemula cukup mudah digunakan. Apa yang menarik menurut saya adalah karena Mageia masih menggunakan GRUB yang lama, walau GRUB2 sudah disediakan; ini bermakna pemilik komputer yang ingin melakukan dual-boot dengan sistem operasi lawas masih cukup diberikan rasa bersahabat.

Seperti Linux Mint, Mageia juga dilengkapi dengan fitur Mageia Welcome sekarang, sehingga mempermudah akses pembelajaran bagi para pengguna baru. Kecuali yang memang terbiasa menggunakan Linux, saya rasa tidak akan bermasalah.

Meskipun baru dirilis, tapi sejumlah aplikasinya masih berada di belakang Fedora dan Debian, mungkin untuk menjaga stabilitas, dan hal ini bukanlah masalah besar menurut saya.

New year, new resolutions and a new Mageia – here’s Mageia 4!Right on time, and just in time for the first day of FOSDEM 2014, we have the great pleasure of announcing Mageia 4. We’re still having a grand time doing this together, and we hope you enjoy this release as much as we’ve enjoyed making it.

<span class="embedly-powered" style="float:right;display:block"><a target="_blank" href="http://embed.ly/code?url=http%3A%2F%2Fblog.mageia.org%2Fen%2F2014%2F02%2F01%2Fnew-year-new-resolutions-and-a-new-mageia-heres-mageia-4%2F&quot; title="Powered by Embedly"><img src="http://static.embed.ly/images/logos/embedly-powered-small-light.png&quot; alt="Embedly Powered" /></a></span>

via Mageia

‘}”>

New year, new resolutions and a new Mageia – here’s Mageia 4!Right on time, and just in time for the first day of FOSDEM 2014, we have the great pleasure of announcing Mageia 4. We’re still having a grand time doing this together, and we hope you enjoy this release as much as we’ve enjoyed making it.

Embedly Powered

via Mageia

Jika Anda ingin mendapatkan distro lain dengan komunitas yang baik, dan mudah digunakan seperti Mint serta cukup stabil. Maka Mageia adalah salah satu pilihan yang bisa diambil.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

4 tanggapan

  1. Avatar AndhySukma.com
    AndhySukma.com

    saya menunggu ubuntu 14.04 saja 🙂

    1. Avatar Cahya

      Kelamaan Mas kalau nunggu itu, masih dua bulan lagi :).

  2. Avatar MelvinAM
    MelvinAM

    dulu saya perna mencoba mageia 3. tapi entah karena salah setting repo atau dari sananya, software yg tersedia minim (software populer seperti cheese, bleachbit,dll pun tidak ada)

    🙁

    1. Avatar Cahya

      Kalau begitu, kita mungkin punya pengalaman serupa. Hanya saja, saya belum mempelajari masalah itu lebih jauh lagi, kalau mau baca-baca dikit mungkin akan tahu di mana letak kekeliruannya.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca