A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Berdasarkan novel lama yang dipublikasikan tahun 1973, sekitar 40 tahun yang lalu, kisah fiksi ilmiah ini kini diangkat ke sebuah film animasi misteri yang romantis. Nerawareta Gakuen, saya sendiri tidak pernah memegang novelnya, namun karena berkali-kali didaur-ulang sebagai tayangan layar kaca, saya kira pastinya ada sesuatu yang menarik sehingga kemudian dirilis ke dalam film animasi dua tahun yang lalu.

Saya beruntung mendapatkan kualitas yang cukup baik untuk animasi ini. Dan awal-awal menyaksikannya, saya kira cukup membuat saya larut sebelum saya memahami mengapa banyak ulasan menarik tentang anime yang berdurasi 110 menit ini.

Kompleksitas ceritanya yang membuat saya menarik. Meskipun biasanya saya menyukai cerita-cerita yang sederhana, namun yang satu ini digarap dengan tema , latar dan jalan cerita yang begitu kompleks, namun tidak kehilangan daya tariknya.

Poster Nerawareta Gakuen
Poster Nerawareta Gakuen, menampikan pendahuluan dan sinopsis cerita. Sumber: crunchyroll.com.

Dan tidak kalah juga, seni gambar yang digunakan sangat artistik dari sisi realismenya. Meskipun mungkin tidak sehalus karya Makoto Shinkai menurut saya, tapi aura vivid yang digunakan cukup mengisi banyak pilar yang menguatkan jalan cerita yang cerah namun misterius.

Mungkin karena saya lebih membandingkan dengan karya Makoto Shinkai, maka menurut saya, jalan ceritanya seperti pada film “5 cm per Second” dengan nuansa yang lebih misterius dan penuh dengan bagian-bagian fiksi ilmiah, seperti kemampuan membaca pikiran, perjalan menembus waktu, melakukan hipnotis, dan sebagainya. Tapi cita rasa romantisme yang dihasilkan tidak jauh berbeda (kecuali memang pada jalan cerita dan akhir ceritanya).

Film animasi Nerawareta Gakuen memiliki jalan cerita yang sederhana, namun dibalut dengan penuh misteri. Sehingga, ketika semakin mencoba menebak latar, alur dan bagian cerita, semuanya bisa menjadi keliru bagi saya. Satu-satunya cara menikmati film animasi ini, adalah dengan menyaksikannya saja, tanpa mengupasnya.

Untuk film animasi, saya rasa nilai 9.2/10.0 adalah yang menurut saya bisa saya berikan. Karena juga menjadi film yang bagus bagi keluarga. Di Youtube sepertinya juga ada yang mengunggah filmnya, hanya saja kualitas gambarnya tidak begitu bagus jika disaksikan dengan jaringan Internet yang saya miliki.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

4 tanggapan

  1. Akishino Avatar

    saya pinjem mz

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Netflix? ?

      Suka

    2. Akishino Avatar

      netflix? bukan mz, saya update movie diblog tapi bingung dikit bener unsur kata” nya Jadi nambahin review mz :v

      Suka

    3. Cahya Avatar

      Oke sip.

      Suka

Tinggalkan komentar