A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Beberapa bulan ada saja masalah yang tidak mengenakkan, mulai dari komputer utama rusak, laptop cepat panas, sampai jaringan RT/RW Net yang macet. Dari segudang alasan ini, akhirnya si ‘ego’ menemukan pembenaran untuk malas menulis.

Sebagai seorang narablog (blogger), penurunan produktivitas menulis adalah musuh utama. Dan kemalasan adalah faktor utama yang menjadi penyebab munculnya.

Kita bisa bilang banyak alasan, tapi tidak ada yang bisa menyangkal – bahwa sebagian besar dari alasan itu pada akhirnya tetap saja berujung pada kemalasan kita (baca: saya).

Menulis untuk melawan malas.

Kadang ide yang muncul kemudian menjadi hambar dan lenyap karena tidak sempat tertuang ke dalam tulisan. Menunda menjadi kendala berikutnya. Banyak pekerjaan lain yang lebih prioritas, IYA, tapi bukan serta merta menjadi pelarian terhadap panggilan untuk menulis.

Ketika membiarkan malas menumpuk, maka ia akan menjadi raja. Saya rasa di sana adalah awal dari jurang putusnya kesinambungan menjadi seorang penulis.

Sayangnya, saya sedang menemukan banyak alasan untuk tidak menulis, dan kadang menyenangkan untuk melihat alasan itu bak mengajukan proposal pada diri saya sehingga saya menyetujui segudang alasan untuk malas menulis.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

4 tanggapan

  1. Musim Semi Avatar

    jika malas menulis cara paling ampuhnya menulislah mas….ya hanya menulis…maka selamat berjuang…saya juga lagi berusaha kembali untuk menulis 🙂

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Walau ndak tentu arah 😀

      Suka

  2. Vicky Laurentina Avatar

    Kenapa pembacanya harus berkomentar kalau blogger-nya saja malas menulis?

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mengapa mereka berkomentar? Entahlah… -_-

      Suka

Tinggalkan komentar