A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Mengambil judul ????? – Melampaui Kesembilan Langit, novel “Transcending the Nine Heavens” merupakan salah satu xanxia yang menarik untuk dibaca. Di sana ada banyak xanxia, namun yang satu ini unik. Saya baru membaca terjemahan hingga bab ke-100 dari sekitar 2600 lebih yang sudah dipublikasikan pada novel aslinya hingga akhir cerita. Dan menurut saya, novel ini sangat layak untuk diikuti bagi penggemar xanxia.

Transcending the Nine Heavens mengambil tokoh utama seorang pendekar muda bernama Chu Yang, yang merupakan tuan ke-9 dari sebuah pedang pusaka legenda ‘Pedang Ujian Sembilan Langit’ – yang mampu menentang kekuasaan langit yang paling hakiki – yaitu takdir.

Chu Yang mengorbankan hampir semuanya, termasuk cinta dan asmaranya, demi memperdalam ilmu pedangnya dan mencapai kesempurnaan. Pedang Ujian Sembilan Langit terpecah-pecah menjadi sejumlah kepingan. Ketika Chu Yang berhasil menemukan lokasi kepingan kelima, dia masuk ke dalam perangkap dan diserang oleh banyak pendekar dari ketiga langit.

Terluka parah dan tidak mungkin bisa lolos, Chu Yang menggunakan teknik terlarang milik Pedang Ujian Sembilan Langit, dengan menikam pedang ke jantungnya sendiri, “Dengan darah yang mengaliri jantungku, sayuta ujian langit akan runtuh!”

Setelah menyaksikan seluruh penyerangnya musnah, Chu Yang mendapati otak di balik penyerangan tersebut ternyata tidak lain adalah kakak dari orang yang dikasihinya – Mo Tianji. Dengan demikian, pada akhirnya dia menutup matanya.

Namun ketika Chu Yang membuka mata kembali, dia menemukan dirinya di masa lalu ketika dia berusia enam belas tahun. Apakah ini bermakna roda takdir akan berputar ulang? Ataukah dia akan mampu mengubahnya?

Transcending the Nine Heavens

Bagi saya, penulisan kisah dalam Transcending the Nine Heavens begitu apik, dan tiap karakter unik menjadi kuat – tidak semata-mata karakter yang lalu lalang begitu saja.

Novel ini tidak hanya berputar pada kekuatan yang merupakan segalanya, namun juga bagaimana seseorang bisa menggunakan akalnya untuk menciptakan strategi dalam menghadapi lawan-lawannya. Bagaimana membangun persahabatan, dan bagaimana menangani musuh-musuh yang menghadang di jalan. Dan bagaimana melawan kehendak langit dengan berusaha membalikkan takdir itu sendiri.

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Diabetes Mengancam Penglihatan: Mengenal Retinopati Diabetik
    Retinopati diabetik adalah komplikasi mikrovaskular diabetes yang dapat merusak penglihatan tanpa gejala awal. Prevalensinya di Indonesia berkisar 10–32%, dengan satu dari empat pasien berisiko mengalami kondisi mengancam penglihatan. Skrining fundus rutin, kontrol glikemik ketat, serta terapi laser atau anti-VEGF menjadi kunci mencegah kebutaan akibat diabetes.
  • Ketika Diabetes Menjadi Kegawatdaruratan: Mengenal Ketoasidosis Diabetik
    Ketoasidosis diabetik adalah kegawatdaruratan metabolik diabetes melitus berupa trias hiperglikemia, ketonemia, dan asidosis, dipicu terutama oleh infeksi atau penghentian insulin. Tata laksana berpusat pada terapi cairan, insulin intravena kontinu, dan koreksi kalium, dengan pemantauan ketat untuk mencegah hipoglikemia, hipokalemia, dan komplikasi mengancam nyawa lainnya.
  • Bukan Sekadar Pikun: Menyimak Pedoman Nasional Tata Laksana Demensia 2026
    Pedoman Nasional Pelayanan Klinis (PNPK) Tata Laksana Demensia 2026 memberikan panduan untuk penanganan demensia di Indonesia. Dengan jumlah penderita yang diproyeksi meningkat, pedoman ini mencakup diagnosis, penanganan, dan strategi pencegahan. Kaya akan rekomendasi medis, hal ini penting untuk memastikan perawatan yang efektif bagi pasien demensia.
  • Satu Kali Kejang, Lalu Apa? Membaca Pedoman Nasional Tata Laksana Epilepsi Dewasa 2026
    Kejang pertama pada orang dewasa tidak otomatis berarti epilepsi, tetapi tidak boleh diabaikan. Artikel ini merangkum Pedoman Nasional Pelayanan Klinis epilepsi dewasa 2026: cara membedakan kejang dari pingsan, pertolongan pertama yang benar, peran pemeriksaan penunjang, prinsip terapi, hingga tantangan stigma dan akses obat di Indonesia. Untuk awam dan tenaga kesehatan.
  • Sang Peniru Ulung yang Bisa Diobati: Membaca Pedoman Nasional Tata Laksana Sifilis
    Indonesia kini memiliki Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Sifilis (KMK 291/2026). Artikel ini merangkum stadium penyakit, alur tes serologi, terapi penisilin, tindak lanjut, penanganan pasangan, serta perlindungan ibu hamil dan bayi, disertai catatan kritis agar fasilitas kesehatan, dari Puskesmas hingga rumah sakit rujukan, siap menerapkannya dengan aman dan konsisten.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Satu tanggapan

  1. […] Evil Monarch”, dan menjadi salah satu karyanya yang cukup populer di bawah “Trancending the Nine Heavens“.  Setelah membaca secara kilat ketiga belas buku/volume yang sudah lama terbit, ada […]

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca