A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Anda mungkin melihat bahwa saya menyematkan ‘kopi’ pada bagian atas setiap halaman blog ini. Entah kenapa, mungkin sebenarnya adalah sebuah ‘kebetulan’ yang benar. Mengapa demikian?

Karena dalam sebulan ini, beberapa hal berubah dalam ‘pola’ aktivitas harian saya. Berangkat pukul tujuh pagi dan kembali di rumah pukul sembilan malam. Saya tidak menyebut ini berat, karena masih banyak orang lain di luar sana yang menjalani keseharian mereka ‘lebih berat’ dibandingkan apa yang saya jalani.

Embed from Getty Images

Jadi mengapa kopi?

Setiap pagi kini saya minum setengah gelas kopi. Ah, ya setengah gelas untuk saya, dan setengah lagi untuk istri. Saya rasa setengah gelas cukup untuk meneguk kenikmatan setara dengan secangkir kopi dengan aromanya yang khas.

Gairah saya untuk berolahraga sedang tidak baik, seakan-akan serasa menjadi seekor beruang gemuk yang memandangi kalendernya melihat bulan-bulan hibernasi sudah di depan mata, dan tidak ada yang lebih agung dibandingkan nikmat meringkuk di balik selembar selimut tebal nan hangat.

Saya memerlukan pencetus sukma, pelarian dari ide-ide akan kreativitas kemalasan. Dan secangkir kopi adalah saviour yang tidak terelakkan karena kedekatannya pada kehidupan kita sebagai sebuah budaya masyarakat nusantara (dan dunia) tentunya.

Maka kini akan merindu pada aroma nikmat ini di saat matahari mulai menyingsingkan senyum-senyum awalnya, dan berkata ‘selamat pagi’ pada semesta kita.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

2 tanggapan

  1. gadgetboi Avatar

    Ketika
    Otak
    Perlu
    Inspirasi

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Ha ha… bukan otak Mas, mata…. 😂

      Suka

Tinggalkan Balasan ke gadgetboi Batalkan balasan