A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Populasi dunia terus bertambah dengan cepat, namun tidak demikian halnya dengan hal-hal lain, dalam hal ini tenaga kesehatan salah satunya.

Dunia kesehatan merupakan dunia yang kompleks, penuh ahli dari pelbagai disiplin ilmu kesehatan. Baik yang di lapangan, pengembang kebijakan, hingga mereka yang bergerak di bidang penelitian kesehatan.

Tuntutan akan pemenuhan tenaga kesehatan dirasakan di banyak tempat. Jangankan wilayah terpencil, kota besar pun masih sering mengalami tumpukan antrean pasien untuk mendapatkan layanan kesehatan. 

Kesehatan preventif masih belum memperlihatkan hasil yang diharapkan. Banyak penyakit yang dapat dicegah masih kadang melonjak angka kejadiannya. Edukasi kesehatan gagal? Mungkin terkait dengan minat membaca dan belajar masyarakat kita yang kurang?

Regulasi juga semakin ketat (baca: alternatif membaik), fasilitas layanan kesehatan diwajibkan memenuhi standar mutu tertentu sehingga dianggap laik dalam melayani masyarakat. Demikian juga dengan tenaga kesehatan wajib memiliki sertifikasi yang tidak sedikit dalam melaksanakan tugasnya sedemikian hingga dianggap kompeten. 

Dan pada akhirnya, kita masih tetap melihat layanan kesehatan yang terseok-seok. Untungnya, banyak pihak di dalam sistem kesehatan ini adalah mereka yang penuh dengan semangat.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan komentar