A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Facebook memiliki alat perpesanan populer yang dikenal sebagai Messenger. Saya karena tidak pernah menggunakan perpesanan di Facebook, bahkan ketika Messenger belum lahir, mencoba memasang Messenger di Windows 10 dan melihat pesan yang masuk. Hasilnya sungguh mengagetkan, saya memiliki banyak sekali pesan – ada yang sejak tahun 2010, tidak pernah saya baca – saya bahkan tidak tahu pesan itu ada.

Capture

Jadi saya bertanya-tanya, pesan sebanyak ini, kok bisa saya tidak tahu?

Intinya, jika Anda punya teman di Facebook, belum tentu dia akan membaca pesan Anda, bahkan mungkin dia tidak pernah tahu Anda mengirim pesan. Jadi jangan berasumsi pesan yang Anda kirim di Facebook Messenger pasti dibaca oleh penerima. Apalagi jika penerima pesan itu saya.

Yah, ya sudah mau bagaimana lagi. Sistem perpesanan saya yang cukup stabil saat ini adalah WhatsApp, BlackBerry Messenger, dan Telegram. Skype saya masih ada, tapi perjanjian jika hendak mengobrol, maklum saya tinggal di wilayah yang fakir sinyal.

Dan yang selalu standby tentunya adalah surat elektronik. Tidak ada perpesanan yang lebih baik dibandingkan surat elektronik (email) bagi saya.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

5 tanggapan

  1. Andi Sakab Avatar

    Semua jadi kenangan #eh nostalgia arsip pesan facebook dan lainnya bikin susah move on.

    Yup email udh bagaikan no cantik handphone yg jadi soulmate. Cuma kalo percakapan enaknya massenger. Apalagi chat facebook tempo lawas

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Messenger memang enak Mas, saya dulu juga suka pakainya. Hanya saja saat itu belum multiplatform, itu sayangnya. Sehingga saya lebih memilih Telegram. Tidak tahu sih sekarang, apa masih banyak yang pakai Messenger. 🙂

      Suka

  2. Agung Haryono Avatar
    Agung Haryono

    Pesan difacebook bisa untuk bernostalgia dengan melihat percakapan dgn beberapa sang mantan 😁

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Ha ha… lha itu kalau kenangannya manis Mas. Kalau kenangannya berasa *** kan ndak enak blas 😀

      Suka

    2. agung Avatar

      Hahaha…, terkadang dengan mudah kita melihat pesan 4 s.d 5 tahun yang lalu kemudian bisa tertawa sendiri aja baca-bacanya 😀

      Suka

Tinggalkan komentar