A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Dulu sepertinya bermain ‘Need for Speed’ itu sudah wah dan enak, atau mungkin ada yang suka bermain ‘Asphalt’ di ponsel cerdas mereka. Tapi untuk urusan video game tipe ‘racing’, saya entah kenapa tetap suka pada yang sederhana seperti SuperTuxKart ini. Saking lamanya tidak pernah memainkan video game ini, saya bahkan tidak tahu jika mereka menyediakan fitur akun daring saat ini.

SuperTuxKart sampai saat ini ada pada versi 0.9.2, dan asalinya berjalan di Linux. Sementara saya sendiri sekarang memilikinya di Windows 10.

Walau grafisnya standar lawas, tapi untuk yang punya sumber daya pas-pasan, video game dapat membuat ketagihan (kecuali disetel ke dalam mode ‘novice’). Saya pernah ingat, dulu di PlayStation sepertinya ada game serupa bernama Go-Kart, hanya tidak terlalu yakin sampai mana kemiripannya.

SuperTuxKart sampai saat ini masih dalam pengembangan terus-menurus, dan ukuran unduhannya 400 MB lebih sedikit, dengan besaran berkas instalasi sekitar 700 MB lebih sedikit (86-bit).

Selain bisa diunduh melalui situs resminya ‘supertuxkart.net’, jika saya tidak keliru, juga tersedia melalui STEAM.

SuperTuxKart 31_05_2017 19.14.48
SuperTuxKart 0.9.2 pada Windows 10.

Tampilan di atas adalah grafis yang dihasilkan pada layar komputer saya (bukan layar penuh). Jika hanya sekadar untuk menghabiskan waktu luang, permainan ini cukup menyenangkan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan komentar