Ini bukan tentang bash yang dijalankan dengan Windows. Saya mencoba menjalankan seluruh sistem linux 64-bit dengan virtualisasi di dalam Windows. Saya masih perlu mengerjakan beberapa hal dengan menggunakan Linux.
Pilihan saya jatuh pada Linux Lite, salah satu turunan Ubuntu (DEB) yang ramah digunakan pada mesin virtual dan bisa bekerja dengan baik ketika diberikan ‘jatah’ RAM hanya 4 GB saja.
Menggunakan Oracle VM VirtualBox, saya bisa memasang berkas ISO Linux Lite (yang diunduh dari website resminya) dengan mudah. Tidak banyak setelan diperlukan, dan dengan segera pasca pemasangan plus pembaruan perangkat lunak, sistem operasi ini bisa dijalankan dengan layar mendekati penuh pada Linux.
Awalnya saya memikirkan kemungkinan untuk melakukan ‘dual-boot‘ seperti era-era sebelumnya. Namun pemikiran itu saya urungkan. Bash on Linux on Windows juga bukan pilihan menarik walau dimungkinkan untuk kebutuhan saya.
Meski menjalankan sistem operasi dalam ekosistem tertutup mesin virtualisasi bermakna bahwa sistem utama tidak akan dipengaruhi oleh kerusakan pada sistem virtual, namun bukan keuntungan ini yang saya lirik. Saya hanya menikmati, saya bisa menjalankan dua sistem dengan cukup stabil pada saat yang bersamaan.
Linux Lite dipilih selain ringan, karena ukuran berkas instalasinya tidak melebihi 1 GB (baik versi 32-bit maupun 64-bit). Sempat mempertimbangankan elementary OS, tapi kemudian tidak jadi.
Sekarang sudah bisa ber-Linux-ria lagi walau menggunakan sistem operasi Windows 10.
Pedoman triase tiga warna di sebuah IGD dikonversi ke CTAS lima level agar selaras dengan modul Pelayanan IGD SATUSEHAT yang meminta kode LOINC 75910-0. Artikel ini menjelaskan proses penyusunan, diagram alir, cara memakai alat triase interaktif, batas adaptasi lokal, dan status draf yang masih menunggu telaah sejawat.
Aturan stablecoin OJK ditargetkan Januari 2027, BYD bocorkan desain robot humanoid, dan Nobel Kedokteran 2026 untuk optogenetika. Refleksi pekan 5–11 Oktober.
Neuritis optik adalah radang saraf penglihatan yang membuat satu mata buram mendadak dan nyeri saat digerakkan. Kenali gejala, pemeriksaan MRI, terapi steroid, hubungannya dengan multipel sklerosis, dan kapan harus segera ke dokter.
Disartria adalah gangguan motorik bicara akibat kelemahan otot yang memengaruhi pelafalan, sering terjadi pasca-stroke dan pada pasien Parkinson serta ALS. Terdapat tujuh subtipe disartria yang memiliki penyebab dan karakteristik berbeda. Penanganan terapi wicara masih terbatas di Indonesia, terutama di daerah dengan prevalensi stroke tinggi.
Catatan memasang SIMRS Khanza di ChromeOS (Linux/Crostini): instalasi, kompilasi dari GitHub, hingga dua kasus rawat inap simulasi.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan