Yang Berbeda yang Disekitar

Tidak ada satu kristal salju yang sama dengan yang lainnya, katanya. Lalu bagaimana dengan manusia, apakah ada yang sama satu dengan yang lainnya?

Seberapa banyak kita melihat perbedaan? Dan bagaimana kita bisa menerimanya?

Mengapa pusing dan dibuat ribut oleh perbedaan, jika bisa dibuat damai?

 

Diterbitkan oleh Cahya

A writer, a tea & poet lover, a xanxia addict, an accidental photographer, - a medical doctor.

Satu pendapat untuk “Yang Berbeda yang Disekitar

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: