A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Ketika saya sedang mencari bacaan peredam stres, mata saya tersandung pada salah satu judul webnovel xanxia modern ini. Pada akhirnya, saya menemukan saya bisa tertawa setelah lama tidak mengalaminya – mungkin terakhir dari sebuah novel karya Er Gen.

Webnovel “the Daily Life of the Immortal King” bukanlah sebuah novel laga, di mana biasanya karya-karya xanxia menampilkan perang, perebutan kekuasaan, dan lain sebagainya. Karya ini merupakan drama komedi kehidupan sehari-hari, dari seorang anak sekolahan yang tidak sengaja memiliki kekuatan yang bisa menghancurkan dunia, tapi cukup khawatir menggunakannya karena bisa memotong uang saku untuk membeli jajanan jika dia tidak sengaja menghancurkan sesuatu.

Capture

Sayangnya sawar budaya menghalangi saya untuk tertawa lebih natural daripada yang seharusnya. Walau saya baru membaca sekitar seratus bab pertama dari ratusan yang sudah terbit, saya tahu bahwa cerita ini akan menjadi cerita yang menarik untuk diikuti.

Ada banyak adukan budaya popular dunia komik dan novel Timur bercampur aduk di dalamnya, baik dari negeri tirai bambu maupun dari negeri matahari terbit. Penulis sepertinya gemar menempatkan cita rasa gado-gado ini ke dalam tulisannya.

Sayangnya, novel ini adalah novel premium, naskah-naskah terbaru tidak tersedia dengan cuma-cuma. Saya hanya bisa menunggu hingga nantinya tersedia secara gratis.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan komentar