Diperbarui 12 Oktober 2026. Tulisan ini terbit pertama pada September 2019; saran lamanya saya periksa ulang dan sebagian saya revisi.
Kuliah zaman sekarang jauh berbeda dari kuliah generasi sebelumnya, bahkan dari kuliah saya dahulu. Tulisan ini untuk Anda yang akan kuliah, termasuk yang kembali menempuh pascasarjana seperti saya, lalu bertemu teknologi yang serba baru.

Jangan panik. Kalau banyak orang di sekitar Anda bisa, Anda pasti bisa. Kalau banyak yang tidak bisa, belajarlah bersama-sama.
Laptop dan sistem operasi
Pengguna Linux, they are too smart to become ignorant, silakan lewati bagian ini; macOS juga tidak saya bahas karena saya tidak memakainya. Untuk Windows, saran lama saya (naik ke Windows 10) sudah kedaluwarsa. Dukungan Windows 10 berakhir 14 Oktober 2025, dan pembaruan keamanan konsumen (ESU) diperpanjang hingga 12 Oktober 2027. Anggap itu jembatan, bukan tempat tinggal: laptop baru sebaiknya berbekal Windows 11.
Pertimbangan baru: RAM. Harga memori naik karena pusat data AI berebut pasokan, dan laptop ikut mahal. Jika anggaran cukup, ambil 16 GB. Dengan 8 GB, Chrome berisi dua puluh tab akan membuat laptop merenungi arti hidup.
Perkantoran
Pilihan saya masih dua. Pertama, Microsoft Office: versi 2016 dan 2019 tidak lagi mendapat pembaruan keamanan sejak 14 Oktober 2025, jadi pilih Office 2024 atau Microsoft 365. Tanyakan pada kampus soal Microsoft 365 Education, yang versi web-nya gratis dengan surel kampus (akun bisa dinonaktifkan setelah lulus). Kedua, LibreOffice: tetap tangguh, gratis, dan berformat terbuka.
PDF dan peramban
Saran saya sama: pasang pembaca PDF mandiri, misalnya Sumatra PDF yang ringan. Soal ePub, ada tulisan lain. Untuk peramban, saya tetap memilih Chrome; yang penting selalu mutakhir.
Akun, sandi, dan keamanan
Akun akan menumpuk. Saran lama saya, “buat catatan kecil”, saya revisi: pakai pengelola sandi seperti Bitwarden (gratis, bersumber terbuka) dan aktifkan verifikasi dua langkah. Windows 11 juga sudah menerima pengelola passkey pihak ketiga sejak November 2025.
Soal antivirus, opini saya tetap: hindari yang perawatannya merepotkan, karena memberi keamanan semu. Microsoft menyatakan Defender cukup bagi banyak pengguna Windows 11. Simpan dokumen di penyimpanan awan dengan kaidah 3-2-1 (tiga salinan, dua media, satu di luar lokasi), dan pakai VPN di WiFi gratis kampus.
Perangkat lunak penunjang dan AI
Tanya senior apa yang Anda perlukan. Sitasi: EndNote, Mendeley, atau Zotero (versi 8 gratis dan terbuka). Statistik: SPSS, R, atau JASP. Bahasa Inggris: ProWritingAid atau Grammarly.
Hal baru sejak 2019: AI generatif. Panduan Kemendikbudristek (Oktober 2024) intinya begini: jadikan AI alat bantu, bukan penulis tugas Anda, tulis ulang dengan bahasa sendiri, dan patuhi aturan kampus.
Apa yang paling membuat Anda gagap di minggu pertama kuliah?
Sumber
- Help Net Security: perpanjangan ESU Windows 10 hingga 12 Oktober 2027
- Selular.ID: harga laptop dan krisis RAM
- Office Watch: akhir dukungan Office 2016 dan 2019
- EndOfLife.ai: masa dukungan Office 2024
- Microsoft Education: Microsoft 365 Education gratis untuk pelajar
- ITdaily: passkey 1Password dan Bitwarden di Windows 11
- Windows Central: Microsoft soal kecukupan Defender
- Zotero: pengumuman Zotero 8
- detikEdu: panduan GenAI Kemendikbudristek





Tinggalkan Balasan