A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Kementerian Kesehatan tampaknya semakin gencar melakukan standardisasi terhadap pelbagai metode dan pengukuran di bidang kesehatan/kedokteran. Salah satunya dengan diterbitkannya pada awal tahun ini Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak.

Antopometri anak sangat penting untuk menilai tumbuh kembang pada anak. Dan ini telah digunakan sejak dahulu. Dan kini payung hukum diperjelas dengan terbitnya peraturan ini.

Dalam keseharian, antropemetri memberi banyak manfaat misalnya dengan mengukur kebutuhan ruang dalam sebuah bagian dari bangunan.

Sementara itu, pada anak-anak, antropometri dapat membantu menentukan beberapa hal terkait tumbuh kembang anak, misalnya: berat badan apakah normal, berlebih, atau kurang; tinggi apakah stunted atau tidak; lalu terkait gizi apakah anak bergizi baik, buruk atau justru mengalami obesitas.

Berikut adalah PMK No. 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan komentar