Glomerulonefritis akut pada anak adalah suatu kondisi yang ditandai dengan peradangan pada glomerulus, yaitu bagian ginjal yang berfungsi untuk menyaring darah dan membuang zat sisa dari tubuh. Glomerulonefritis akut pada anak dapat disebabkan oleh berbagai faktor, namun yang paling sering adalah infeksi bakteri streptokokus beta hemolitikus grup A tipe nefritogenik.
Glomerulonefritis akut pada anak dapat menyebabkan berbagai gejala, seperti kencing berdarah, bengkak di wajah, tangan, kaki atau perut, tekanan darah tinggi, dan penurunan fungsi ginjal. Gejala ini biasanya muncul 1-3 minggu setelah infeksi saluran pernapasan atau kulit. Glomerulonefritis akut pada anak memerlukan penanganan segera untuk mencegah komplikasi yang serius, seperti gagal ginjal akut atau kronis.
Penanganan glomerulonefritis akut pada anak meliputi pengobatan infeksi bakteri dengan antibiotik, pengendalian tekanan darah dengan obat antihipertensi, pengurangan bengkak dengan obat diuretik, dan pemberian kortikosteroid atau imunosupresan jika terdapat tanda-tanda kerusakan ginjal yang berat. Selain itu, anak juga perlu menjalani diet rendah garam, protein, dan lemak untuk mengurangi beban kerja ginjal.
Glomerulonefritis akut pada anak merupakan suatu penyakit ginjal yang dapat dicegah dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi streptokokus, dan melakukan pemeriksaan urine secara rutin jika memiliki riwayat infeksi streptokokus. Glomerulonefritis akut pada anak juga memerlukan pemantauan jangka panjang untuk menilai fungsi ginjal dan mencegah kekambuhan.

Tinggalkan komentar