Sengatan lebah adalah salah satu kejadian yang bisa menimbulkan rasa sakit dan bengkak pada kulit, yang sering kali membuat seseorang merasa tidak nyaman. Selain itu, sengatan lebah juga bisa menyebabkan reaksi alergi yang berbahaya bagi sebagian orang, yang dapat mengakibatkan gejala serius seperti kesulitan bernapas atau pembengkakan pada bagian tubuh yang lebih luas.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara melakukan pertolongan pertama pada sengatan lebah agar tidak terjadi komplikasi yang lebih lanjut. Hal ini termasuk menjaga ketenangan, segera mengeluarkan sengatan jika masih terjebak di kulit, dan memberikan obat antihistamin untuk meredakan reaksi alergi, sambil juga memantau kondisi orang yang diserang agar mendapatkan perawatan medis jika diperlukan. Pengetahuan ini sangat vital, terutama bagi mereka yang sering berada di luar ruangan atau beraktivitas di area yang mungkin memiliki banyak lebah.

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan jika disengat lebah:
- Cabut sengat lebah dari kulit. Lebah biasanya meninggalkan sengatnya di kulit setelah menyengat. Sengat lebah mengandung racun yang bisa terus masuk ke dalam tubuh jika tidak segera dicabut. Anda bisa menggunakan pinset, kartu, atau benda datar lainnya untuk mencabut sengat lebah dari kulit. Hindari menggunakan jari tangan karena bisa menekan kantong racun dan membuat racun semakin banyak keluar.
- Cuci area sengatan dengan air dan sabun. Setelah mencabut sengat lebah, cuci area sengatan dengan air mengalir dan sabun antiseptik untuk membersihkan luka dan menghilangkan sisa racun. Sabun antiseptik juga bisa membantu mencegah infeksi pada luka.
- Kompres area sengatan dengan es batu atau kain basah dingin. Kompres area sengatan dengan es batu atau kain basah dingin selama 10-15 menit untuk meredakan rasa sakit, perih, dan bengkak. Anda bisa mengulangi kompres ini beberapa kali sehari sampai gejala mereda.
- Oleskan salep atau krim anti-gatal atau anti-inflamasi pada area sengatan. Anda bisa menggunakan salep atau krim yang mengandung hidrokortison, antihistamin, atau lidokain untuk mengurangi gatal, kemerahan, dan peradangan pada area sengatan. Ikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan produk.
- Minum obat pereda nyeri atau antihistamin oral jika diperlukan. Jika rasa sakit atau gatal masih mengganggu, Anda bisa minum obat pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen sesuai dosis yang dianjurkan. Anda juga bisa minum antihistamin oral seperti loratadin atau setirizin untuk mengurangi reaksi alergi ringan seperti gatal atau ruam.
- Hubungi dokter atau layanan darurat jika mengalami reaksi alergi berat. Beberapa orang bisa mengalami reaksi alergi berat atau anafilaksis akibat sengatan lebah. Gejala anafilaksis antara lain sesak napas, pembengkakan wajah atau tenggorokan, pusing, mual, muntah, denyut jantung cepat, atau pingsan. Jika Anda atau orang lain mengalami gejala ini, segera hubungi dokter atau layanan darurat di nomor 118/119 karena kondisi ini bisa membahayakan nyawa.
Demikianlah langkah-langkah pertolongan pertama pada sengatan lebah yang bisa Anda lakukan di rumah. Sengatan lebah biasanya tidak berbahaya jika ditangani dengan benar dan cepat. Namun, jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap sengatan lebah, sebaiknya selalu membawa obat anti-alergi atau suntikan epinefrin yang diresepkan dokter dan mengenakan gelang identifikasi alergi.

Tinggalkan komentar