Polio adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan permanen atau kematian. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dicegah dengan imunisasi polio. Imunisasi polio adalah pemberian vaksin polio yang melindungi tubuh dari infeksi virus polio.
Imunisasi polio sangat penting untuk dilakukan sejak bayi hingga anak usia lima tahun. Imunisasi polio harus diberikan sebanyak empat kali, yaitu pada usia dua bulan, empat bulan, enam bulan, dan lima tahun. Imunisasi polio dapat diberikan secara oral (tetes) atau injeksi.
Imunisasi polio memiliki banyak manfaat, antara lain:
- Mencegah terjadinya polio dan komplikasinya yang dapat mengancam jiwa.
- Membantu memberantas polio di dunia. Indonesia telah bebas polio sejak tahun 2014, tetapi masih ada beberapa negara yang belum bebas polio, seperti Afghanistan dan Pakistan. Jika ada kasus impor polio dari negara lain, imunisasi polio dapat mencegah penularan di dalam negeri.
- Meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit lain yang disebabkan oleh virus yang mirip dengan polio, seperti enterovirus.
Imunisasi polio sangat aman dan efektif. Efek samping yang mungkin terjadi adalah reaksi ringan seperti demam, nyeri, atau bengkak di tempat suntikan. Efek samping yang serius sangat jarang terjadi, seperti alergi atau vaksin-associated paralytic poliomyelitis (VAPP), yaitu kelumpuhan akibat vaksin polio oral yang hanya terjadi pada satu dari 2,7 juta dosis vaksin.
Oleh karena itu, imunisasi polio adalah salah satu upaya kesehatan masyarakat yang sangat penting untuk melindungi anak-anak dari bahaya polio. Mari kita dukung program imunisasi polio di Indonesia dan berpartisipasi dalam pemberantasan polio di dunia.

Tinggalkan komentar