Miopia atau rabun jauh adalah kondisi mata yang membuat penglihatan jarak jauh menjadi kabur, sedangkan penglihatan jarak dekat tetap normal. Miopia dapat terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak. Menurut data dari World Health Organization (WHO), miopia merupakan salah satu penyebab utama kebutaan di dunia. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mendeteksi miopia secara dini pada anak-anak mereka.
Miopia pada anak-anak biasanya disebabkan oleh faktor genetik atau lingkungan. Faktor genetik berarti bahwa anak-anak yang memiliki orang tua atau kerabat dengan miopia memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kondisi yang sama. Faktor lingkungan berarti bahwa aktivitas yang membutuhkan fokus mata jarak dekat secara berlebihan, seperti membaca, menonton televisi, atau bermain gadget, dapat memicu atau memperburuk miopia.
Miopia pada anak-anak dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti kesulitan belajar, rendahnya rasa percaya diri, gangguan sosial, dan komplikasi mata yang serius, seperti glaukoma, katarak, atau ablasio retina. Untuk mencegah hal-hal tersebut, orang tua perlu mengenali gejala-gejala miopia pada anak-anak, seperti:
- Sering mengucek atau mengerjapkan mata
- Sering mendekatkan wajah ke buku atau layar
- Sering mengeluh sakit kepala atau lelah mata
- Sering salah mengenali orang atau benda dari jarak jauh
- Sering tidak memperhatikan apa yang terjadi di sekitarnya
Jika anak-anak menunjukkan gejala-gejala tersebut, segera bawa mereka ke dokter mata untuk melakukan pemeriksaan. Dokter mata akan mengukur tingkat miopia dan memberikan resep kacamata atau lensa kontak yang sesuai. Selain itu, dokter mata juga akan memberikan saran-saran untuk mengendalikan perkembangan miopia, seperti:
- Membatasi waktu bermain gadget atau menonton televisi
- Meningkatkan aktivitas fisik dan bermain di luar ruangan
- Menjaga jarak pandang yang aman saat membaca atau menulis
- Mengistirahatkan mata secara berkala dengan cara melihat benda jarak jauh selama 20 detik setiap 20 menit
- Mengonsumsi makanan yang kaya vitamin A, C, E, dan omega-3
Miopia pada anak-anak adalah kondisi yang dapat dicegah dan dikendalikan jika dideteksi secara dini. Oleh karena itu, orang tua harus selalu memperhatikan kesehatan mata anak-anak mereka dan membawa mereka ke dokter mata secara rutin. Dengan begitu, anak-anak dapat tumbuh dengan penglihatan yang sehat dan optimal.

Tinggalkan komentar