Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei. Penyakit ini sangat menular dan bisa menyebar melalui kontak kulit ke kulit atau barang-barang yang terkontaminasi. Umumnya wilayah yang rendah sanitasi dan/atau kurang terpapar pengetahuan kesehatan serta menjadi tempat berkumpulnya banyak orang dalam waktu lama yang rentan terhadap wabah ini, misalnya penampungan pengungsi atau pondok pesantren.

Untuk mengatasi wabah skabies, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, antara lain:
- Mengobati semua orang yang terinfeksi dengan obat topikal yang diresepkan oleh dokter. Obat ini harus dioleskan ke seluruh tubuh, dari leher ke bawah, dan dibiarkan selama 8-14 jam sebelum dibilas. Obat ini harus diulang setelah 7 hari untuk memastikan semua tungau mati.
- Mencuci semua pakaian, handuk, seprai, dan bantal yang digunakan oleh orang yang terinfeksi dengan air panas dan deterjen. Jika tidak bisa dicuci, barang-barang tersebut harus dikeringkan dengan suhu tinggi atau disimpan dalam kantong plastik tertutup selama 2 minggu.
- Menjaga kebersihan diri dan lingkungan dengan mandi dan ganti pakaian setiap hari, membersihkan rumah secara rutin, dan menghindari berbagi barang pribadi dengan orang lain.
- Menghindari kontak fisik dengan orang yang terinfeksi atau dicurigai terinfeksi sampai mereka sembuh. Jika kontak tidak bisa dihindari, gunakan sarung tangan, masker, dan baju pelindung.
- Mengedukasi orang-orang di sekitar tentang penyebab, gejala, dan cara penularan skabies. Ajak mereka untuk memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gatal-gatal atau ruam pada kulit.
Skabies bisa dicegah dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi, dan mengobati orang yang terinfeksi sesegera mungkin. Semoga informasi ini bermanfaat. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang skabies, Anda bisa membaca artikel-artikel berikut:

Tinggalkan komentar