Mycoplasma pneumonia adalah salah satu jenis pneumonia yang disebabkan oleh bakteri Mycoplasma pneumoniae. Pneumonia ini juga dikenal sebagai walking pneumonia atau pneumonia berjalan, karena gejalanya yang ringan dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, jangan anggap remeh penyakit ini, karena bisa berbahaya bagi orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Mycoplasma pneumoniae adalah bakteri yang dapat menginfeksi saluran pernapasan atas dan bawah. Bakteri ini menyebar melalui droplet atau percikan air liur yang keluar saat penderita batuk atau bersin. Orang yang tinggal di tempat yang padat dan terbatas, seperti sekolah, asrama, rumah sakit, atau penjara, lebih berisiko tertular bakteri ini.

Gejala Mycoplasma pneumonia biasanya muncul sekitar 1-4 minggu setelah terinfeksi. Gejala yang umum terjadi adalah:
- Sakit tenggorokan
- Lemas
- Demam ringan
- Batuk kering yang lama-lama menjadi berdahak kuning kehijauan
- Nyeri dada
- Sakit kepala
Pada anak-anak di bawah 5 tahun, gejala yang mungkin timbul adalah:
- Pilek atau hidung tersumbat
- Mata berair
- Bersin-bersin
- Mengi atau bengek
Pneumonia akibat Mycoplasma pneumoniae biasanya dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus. Namun, dokter mungkin akan memberikan antibiotik untuk membunuh bakterinya dan mencegah komplikasi. Antibiotik yang biasa digunakan adalah makrolida, seperti azitromisin atau klaritromisin.
Selain antibiotik, dokter juga dapat memberikan obat pereda nyeri dan penurun demam, seperti parasetamol atau ibuprofen, untuk mengurangi gejala yang tidak nyaman. Selama masa penyembuhan, penderita disarankan untuk banyak minum air putih, istirahat cukup, dan menghindari rokok.
Untuk mencegah penularan Mycoplasma pneumoniae, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, yaitu:
- Mempraktikkan hidup bersih dan sehat.
- Menutup hidung dan mulut saat bersin.
- Memakai masker atau tetap di rumah saat sakit.
- Melakukan aktivitas seksual secara aman dengan pasangan.
Mycoplasma pneumonia adalah penyakit yang dapat dicegah dan diobati. Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Jangan biarkan penyakit ini berkembang menjadi lebih parah dan mengancam kesehatan Anda.

Tinggalkan komentar