Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini dapat menyerang berbagai organ tubuh, tetapi paling sering mengenai paru-paru. TB merupakan salah satu penyebab kematian utama di dunia, terutama di negara-negara berkembang.
Pengobatan TB memerlukan penggunaan obat anti-TB yang harus diminum secara teratur selama beberapa bulan. Obat anti-TB ini efektif untuk membunuh bakteri TB, tetapi juga memiliki efek samping yang dapat merusak hati. Hati adalah organ vital yang berfungsi untuk mengolah zat-zat kimia, termasuk obat-obatan, yang masuk ke dalam tubuh. Jika hati mengalami kerusakan, maka fungsi-fungsi tubuh lainnya juga akan terganggu.

Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan tes fungsi hati sebelum dan selama pengobatan TB. Tes fungsi hati adalah pemeriksaan laboratorium yang mengukur kadar enzim-enzim hati dalam darah. Enzim-enzim hati adalah protein yang diproduksi oleh sel-sel hati untuk membantu proses metabolisme. Jika sel-sel hati rusak, maka enzim-enzim hati akan bocor ke dalam darah dan meningkatkan kadar darahnya.
Pemeriksaan tes fungsi hati sebelum pengobatan TB bertujuan untuk mengetahui kondisi awal hati pasien dan menentukan jenis dan dosis obat anti-TB yang sesuai. Pemeriksaan tes fungsi hati selama pengobatan TB bertujuan untuk memantau efek samping obat anti-TB terhadap hati dan mengambil tindakan preventif atau korektif jika terjadi kerusakan hati.
Pemeriksaan tes fungsi hati sebaiknya dilakukan secara rutin setiap bulan selama pengobatan TB. Jika hasil tes fungsi hati menunjukkan adanya peningkatan kadar enzim-enzim hati yang melebihi batas normal, maka dokter harus segera mengevaluasi kondisi pasien dan mengganti atau mengurangi dosis obat anti-TB yang dicurigai menyebabkan kerusakan hati. Jika kerusakan hati sudah parah, maka pengobatan TB harus dihentikan sementara sampai kondisi hati membaik.
Pemeriksaan tes fungsi hati adalah salah satu cara untuk mencegah dan mengatasi komplikasi yang dapat mengancam jiwa pasien TB. Dengan melakukan pemeriksaan tes fungsi hati secara teratur, pasien TB dapat menjalani pengobatan dengan aman dan efektif.

Tinggalkan komentar