Community acquired pneumonia (CAP) adalah infeksi paru-paru yang didapat di luar rumah sakit atau fasilitas kesehatan. Penyebab paling umum adalah bakteri, virus, atau jamur. Gejala yang biasa muncul adalah batuk, sesak napas, nyeri dada, dahak berwarna, demam, dan suara nafas yang berubah.
Diagnosis ditegakkan dengan pemeriksaan fisik, foto rontgen dada, dan tes laboratorium. Pengobatan dilakukan dengan antibiotik, oksigen, dan cairan. Pencegahan dapat dilakukan dengan vaksinasi, menjaga kebersihan, dan menghindari merokok12345

Beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang CAP adalah:
- CAP adalah jenis pneumonia yang paling umum dan biasanya tidak terlalu serius, tetapi dapat menyebabkan komplikasi pada orang tua, anak-anak, dan orang dengan kondisi kesehatan tertentu.
- CAP dapat disebabkan oleh berbagai kuman, tetapi yang paling sering adalah Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, bakteri atipikal (misalnya Chlamydia pneumoniae, Mycoplasma pneumoniae, Legionella sp.), dan virus125
- CAP dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan orang yang sakit, atau melalui udara yang tercemar oleh kuman. Beberapa faktor yang meningkatkan risiko terkena CAP adalah usia lanjut, merokok, malnutrisi, sistem kekebalan tubuh lemah, dan penyakit kronis1234
- CAP dapat menyebabkan gejala seperti batuk, sesak napas, nyeri dada, dahak berwarna, demam, dan suara nafas yang berubah. Gejala ini dapat bervariasi tergantung pada penyebab, usia, dan kondisi kesehatan pasien. Orang tua seringkali tidak menunjukkan gejala khas, tetapi lebih sering mengalami kebingungan atau memburuknya kondisi yang sudah ada1234
- CAP dapat didiagnosis dengan pemeriksaan fisik, foto rontgen dada, dan tes laboratorium. Foto rontgen dada dapat menunjukkan adanya peradangan atau konsolidasi pada paru-paru. Tes laboratorium dapat meliputi kultur dahak, darah, atau urine, tes antigen, tes antibodi, atau tes PCR. Tes ini dapat membantu mengidentifikasi penyebab spesifik CAP dan memilih antibiotik yang tepat12345
- CAP dapat diobati dengan antibiotik, oksigen, dan cairan. Antibiotik dipilih berdasarkan pedoman nasional atau internasional dan epidemiologi lokal. Antibiotik harus diberikan sesegera mungkin, terutama dalam 4 jam pertama masuk rumah sakit. Oksigen diberikan kepada pasien yang memiliki saturasi oksigen kurang dari 94% (atau kurang dari 88% pada pasien yang berisiko mengalami retensi CO2). Cairan diberikan untuk mencegah dehidrasi dan syok1234
- CAP dapat dicegah dengan vaksinasi, menjaga kebersihan, dan menghindari merokok. Vaksinasi dapat melindungi dari beberapa penyebab CAP, seperti Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, dan influenza. Menjaga kebersihan dapat mengurangi risiko terpapar kuman, seperti mencuci tangan, menutup mulut saat batuk atau bersin, dan menghindari kontak dengan orang yang sakit. Menghindari merokok dapat meningkatkan fungsi paru-paru dan sistem kekebalan tubuh12345
Semoga penjelasan ini bermanfaat. Jika Anda memiliki pertanyaan lain, silakan bertanya. 😊

Tinggalkan komentar