A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Belakangan ini, kasus gondongan (mumps) meningkat pada anak-anak. Sebagai orang tua, penting untuk mengenali gejala, mengetahui cara pencegahan, dan memahami bagaimana merawat anak yang terkena gondongan. Berikut adalah panduan lengkap untuk membantu Anda menjaga kesehatan si kecil.

Apa Itu Gondongan?

Gondongan adalah infeksi virus yang disebabkan oleh virus mumps. Virus ini menyerang kelenjar parotis, yaitu kelenjar ludah terbesar yang terletak di dekat telinga. Infeksi ini menyebabkan pembengkakan pada kelenjar tersebut, sehingga wajah anak tampak bengkak.

Cara Penularan:

  • Droplet Air Liur: Melalui percikan air liur saat penderita batuk atau bersin.
  • Kontak Langsung: Berbagi peralatan makan atau minum dengan penderita.
  • Permukaan Terinfeksi: Menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus kemudian menyentuh hidung atau mulut.

Gejala Gondongan pada Anak

Gejala gondongan biasanya muncul 2-3 minggu setelah terpapar virus. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai adalah:

  1. Pembengkakan Kelenjar Ludah:
    • Pembengkakan di area pipi dekat telinga.
    • Bisa terjadi di satu atau kedua sisi wajah.
  2. Nyeri saat Mengunyah atau Menelan:
    • Ketidaknyamanan saat makan atau minum.
  3. Demam:
    • Suhu tubuh meningkat hingga 38°C atau lebih.
  4. Sakit Kepala dan Nyeri Otot:
    • Anak mungkin tampak lemas dan lesu.
  5. Kehilangan Nafsu Makan:
    • Penurunan selera makan secara tiba-tiba.
  6. Kelelahan:
    • Merasa lelah meskipun tidak banyak beraktivitas.

Pencegahan Gondongan

1. Vaksinasi MMR:

  • Apa itu MMR? Vaksin kombinasi untuk Measles (campak), Mumps (gondongan), dan Rubella (campak Jerman).
  • Jadwal Vaksinasi:
    • Dosis Pertama: Usia 15 bulan.
    • Dosis Kedua: Usia 5-6 tahun.
  • Vaksinasi adalah cara paling efektif untuk mencegah gondongan.

2. Menjaga Higiene dan Sanitasi:

  • Cuci Tangan Secara Rutin:
    • Gunakan sabun dan air mengalir selama setidaknya 20 detik.
  • Etika Batuk dan Bersin:
    • Tutup mulut dan hidung dengan tisu atau lengan atas bagian dalam.
  • Hindari Berbagi Peralatan Pribadi:
    • Jangan berbagi gelas, sendok, atau handuk dengan orang lain.

3. Hindari Kontak dengan Penderita:

  • Jika ada teman atau anggota keluarga yang terinfeksi, minimalkan kontak langsung.
  • Anak sebaiknya tidak berada di tempat keramaian selama wabah terjadi.

Mengelola Anak yang Terkena Gondongan

1. Istirahat Cukup:

  • Biarkan anak beristirahat di rumah.
  • Hindari aktivitas berat dan sekolah selama setidaknya 5 hari sejak gejala muncul.

2. Perawatan di Rumah:

  • Kompres Hangat/Dingin:
    • Gunakan kompres hangat atau dingin pada area yang bengkak untuk mengurangi nyeri.
  • Makanan Lunak:
    • Berikan makanan yang mudah ditelan seperti sup, bubur, atau smoothie.
  • Hindari Makanan Asam:
    • Makanan asam dapat merangsang produksi air liur dan menyebabkan nyeri.

3. Pengendalian Demam dan Nyeri:

  • Paracetamol atau Ibuprofen:
    • Dapat diberikan sesuai dosis yang dianjurkan untuk anak.
    • Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum memberikan obat.

4. Cukupi Kebutuhan Cairan:

  • Pastikan anak minum cukup air untuk mencegah dehidrasi.

5. Pantau Kondisi Anak:

  • Waspadai Tanda Komplikasi:
    • Nyeri perut hebat.
    • Mual atau muntah terus-menerus.
    • Kaku kuduk atau sakit kepala berat.
  • Segera hubungi dokter jika muncul gejala tersebut.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera bawa anak ke fasilitas kesehatan jika:

  • Gejala tidak membaik setelah 7 hari.
  • Muncul tanda-tanda komplikasi.
  • Anak memiliki kondisi medis lain yang memerlukan perhatian khusus.

Peran Orang Tua dalam Pencegahan dan Perawatan

  • Edukasi Anak:
    • Ajarkan pentingnya mencuci tangan dan etika batuk.
  • Perhatian Ekstra:
    • Berikan dukungan emosional dan kenyamanan selama masa sakit.
  • Ikuti Saran Medis:
    • Patuhi petunjuk dari tenaga kesehatan mengenai perawatan dan isolasi.

Kesimpulan

Gondongan bisa dicegah dan ditangani dengan baik jika orang tua waspada dan tanggap. Vaksinasi MMR adalah langkah pencegahan utama yang harus dipastikan terpenuhi. Dengan memahami gejala dan memberikan perawatan yang tepat, Anda membantu anak pulih lebih cepat dan mencegah penyebaran virus ke orang lain.

Ingat: Selalu konsultasikan dengan tenaga medis profesional untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat. Informasi ini bertujuan untuk edukasi dan bukan pengganti saran medis.

Stay safe dan semoga si kecil selalu sehat! 🌻

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Satu tanggapan

  1. Dedi Dwitagama Avatar

    Good information, thx

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan komentar