A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Saya tengah mempertimbangkan, model AI mana yang layak saya pilih saat Copilot Pro saya istirahat. Dalam keseharian pekerjaan saya, sejujurnya tidak ada yang bisa mengalahkan kehebatan Copilot Pro. Tapi, jujur juga, saya tidak memanfaatkannya cukup sering.

Memilih tentu saja ada kriterianya, tapi sepertinya sulit menemukan yang benar-benar memenuhi syarat. Apakah mereka benar-benar sebanding dengan Copilot Pro? Kenyataannya, hampir semua model AI seperti Claude, Gemini, dan Perplexity tampaknya hanya mengekor harga pasar yang sama dengan Copilot Pro tanpa memberikan nilai lebih.

Hal ini membuat memilih yang bertipe pay as you go menjadi seperti memesan makanan di restoran—kita hanya bayar untuk apa yang kita makan, tanpa perlu takut berakhir dengan tagihan bulanan yang bikin dompet berteriak!

Maka dari itu, saya pun berada di persimpangan jalan yang rumit: memilih antara performa yang wah dan harga yang bikin dompet meringis. Karena saya bukan seorang analis, saya akan angkat tangan dan bermain ‘Simon Says’ dengan analisis orang lain saja!

Sumber: artificialanalysis.ai

Dari grafik di atas, saya cenderung memilih antara DeepSeek R1 atau OpenAI 03-mini sebagai pilihan dengan nilai terbaik untuk saat ini (best value for money).

Pertimbangan yang kedua adalah integrasi. Karena saya bukan pengembang, bahkan membuat VBA Macro pun selalu berakhir dengan drama dan air mata, maka saya lebih memilih model mana yang lebih mudah diintegrasikan ke aplikasi atau perangkat lunak yang saya gunakan sehari-hari. Lebih baik menghindari perjalanan ke neraka bug, bukan?

Kedua-duanya ternyata gampang banget diintegrasikan, dan ada banyak tutorial di internet berkat kepopuleran mereka.

Pertimbangan ketiga ada model lain dalam satu paketnya. Di sini OpenAI unggul, karena punya banyak model seperti 01, 03, 4o, baik mini maupun turbo. Mereka punya banyak pilihan dengan harga variatif dan masuk dalam jajaran value for money juga. Sementara DeepSeek hanya punya satu model, yaitu R1 di jajaran value for money.

Sehingga pilihan saya jatuh pada produk API dari OpenAI, seperti memilih antara kopi instan dan espresso asli! Kalau cuma butuh obrolan ringan yang tidak ada bobotnya (seperti gosip seputar tetangga), ya, pilih yang murah meriah saja—nggak usah ribet. Tapi jika butuh analisis yang bisa bikin otak berasap (hanya untuk momen-momen tertentu, biar kelihatan cerdas), ya, pilih yang paling pinter!

Apakah pilihan ini dapat berubah di masa depan? Tentu saja. Pasar model AI senantiasa beradaptasi, kecuali jika ada keputusan untuk menggunakan model yang dilatih secara khusus untuk kebutuhan tertentu; dalam hal ini, harga dan kualitas dapat menyebabkan perubahan pilihan sewaktu-waktu.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan komentar