A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Baru-baru ini, pemerintah Indonesia telah memangkas anggaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebesar Rp 19,6 triliun dari total belanja yang dialokasikan sebesar Rp 105,6 triliun pada tahun 2025[1]. Pemangkasan anggaran ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN. Sebagai seorang dokter dan penulis blog yang tertarik dengan isu-isu kesehatan masyarakat, saya ingin membahas dampak dari pemangkasan anggaran ini terhadap kebijakan kesehatan dan sistem kesehatan di Indonesia.

Area yang Rentan Terdampak

Pemangkasan anggaran kesehatan tentu akan berdampak pada berbagai aspek sistem kesehatan di Indonesia. Beberapa area yang paling rentan terdampak antara lain:

  • Pengadaan layanan kesehatan: Pemangkasan anggaran dapat berdampak pada pengadaan layanan kesehatan, termasuk pengadaan obat dan vaksin[1]. Hal ini dapat mengganggu ketersediaan obat dan vaksin yang dibutuhkan oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu.
  • Program pemeriksaan kesehatan gratis: Pemerintah akan memulai program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)[2]. Pemangkasan anggaran dapat mempengaruhi target sasaran program ini[1].
  • Program prioritas kesehatan: Pemangkasan anggaran dapat menyebabkan realokasi dana untuk program-program prioritas kesehatan [1, 7]. Hal ini dapat mengganggu pelaksanaan program-program tersebut dan menghambat pencapaian tujuan pembangunan kesehatan.
  • Pelayanan kesehatan di daerah tertinggal: Pemangkasan anggaran dikhawatirkan dapat memperburuk layanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan rentan, khususnya di wilayah tertinggal[3]. Banyak pelayanan dasar di fasilitas kesehatan daerah bergantung pada anggaran kesehatan[3].

Antisipasi dari Pelaku Dunia Kesehatan

Menghadapi pemangkasan anggaran kesehatan, pelaku dunia kesehatan perlu mengambil langkah-langkah antisipasi untuk meminimalkan dampak negatifnya. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Efisiensi dan efektivitas: Pelaku dunia kesehatan perlu meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan sumber daya yang ada. Hal ini dapat dilakukan dengan mengurangi pemborosan, meningkatkan koordinasi antar program, dan memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan.
  • Prioritaskan program: Pemerintah dan dinas kesehatan perlu memprioritaskan program-program kesehatan yang paling penting dan mendesak. Program-program yang kurang efektif atau kurang relevan dapat ditunda atau dibatalkan.
  • Cari sumber pendanaan alternatif: Pelaku dunia kesehatan dapat mencari sumber pendanaan alternatif untuk mendukung program-program kesehatan. Sumber pendanaan alternatif dapat berasal dari swasta, filantropi, atau kerjasama internasional.
  • Advokasi: Pelaku dunia kesehatan perlu melakukan advokasi kepada pemerintah dan DPR untuk meningkatkan anggaran kesehatan. Advokasi dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti audiensi, seminar, atau kampanye media.

Pemangkasan anggaran kesehatan merupakan tantangan bagi sistem kesehatan di Indonesia. Namun, dengan langkah-langkah antisipasi yang tepat, dampak negatif dari pemangkasan anggaran ini dapat diminimalkan. Pelaku dunia kesehatan perlu bekerja sama untuk memastikan bahwa masyarakat Indonesia tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.

Citations:
[1] https://www.kompas.id/artikel/pemangkasan-anggaran-belanja-kementerian-kesehatan-capai-rp-196-triliun
[2] https://ekonomi.republika.co.id/berita/srdb5e423/komisi-ix-dpr-minta-pemotongan-anggaran-tak-ganggu-pemeriksaan-kesehatan-gratis
[3] https://www.bbc.com/indonesia/articles/c4nkddypg1mo
[4] https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-7766148/pakar-ugm-bicara-soal-efisiensi-apbn-ini-sektor-yang-bisa-terdampak
[5] https://www.tempo.co/ekonomi/dpr-minta-kementerian-keuangan-pertimbangkan-efisiensi-anggaran-di-kemenkes-ada-alokasi-untuk-obat-dan-vaksin-1203993
[6] https://www.kompas.id/artikel/komisi-ix-dpr-pastikan-program-cek-kesehatan-gratis-tak-terpengaruh-pemangkasan-anggaran
[7] https://www.tempo.co/politik/anggaran-kementerian-kesehatan-kena-pangkas-hingga-rp-19-6-triliun-1203551
[8] https://www.kompas.id/artikel/efisiensi-anggaran-kesehatan-jangan-sampai-mengorbankan-kebutuhan-esensial-masyarakat
[9] https://tirto.id/layanan-kesehatan-jangan-sampai-merosot-karena-anggaran-disunat-g77x
[10] https://ugm.ac.id/id/berita/ekonom-ugm-menakar-imbas-efisiensi-anggaran-terhadap-stabilitas-ekonomi/
[11] https://kebijakankesehatanindonesia.net/25-berita/berita/940-dpr-tolak-efisiensi-anggaran-kementerian-kesehatan
[12] https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20250205160409-33-608247/anggaran-kemenkes-dipangkas-rp19-t-pejabat-terbang-kelas-ekonomi
[13] https://www.antaranews.com/berita/4633565/akademisi-efisiensi-anggaran-berpotensi-memperlambat-ekonomi-2025
[14] https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20250207144318-532-1195721/sederet-dampak-pemangkasan-anggaran-rp306-t-di-kabinet-prabowo
[15] https://unair.ac.id/pakar-kebijakan-publik-unair-soroti-pemangkasan-anggaran-makan-bergizi-gratis/
[16] https://mediadayak.id/efisiensi-anggaran-tidak-mengganggu-sektor-pendidikan-dan-kesehatan/
[17] https://unair.ac.id/rilis-pakar-kebijakan-publik-unair-soroti-pemangkasan-anggaran-makan-bergizi-gratis/
[18] https://theconversation.com/uu-kesehatan-baru-pemangkasan-mandatory-spending-justru-potensial-turunkan-angka-harapan-hidup-209858
[19] https://www.jalurinfosulbar.id/nasional/97914508733/anggaran-periksa-kesehatan-gratis-terancam-dipangkas-menkes-anggarannya-bisa-dikurangi
[20] https://www.tempo.co/arsip/kebijakan-pemangkasan-anggaran-prabowo-1204668
[21] https://www.kompas.id/baca/opini/2023/07/14/mengamankan-anggaran-kesehatan
[22] https://belitung.wowbabel.com/nasional/83914507330/apa-pengaruh-pemangkasan-anggaran-terhadap-program-periksa-kesehatan-gratis
[23] https://pdf.usaid.gov/pdf_docs/PA00XHPV.pdf
[24] https://www.voaindonesia.com/a/pemangkasan-anggaran-as-bisa-pengaruhi-penetian-kesehatan/1637530.html
[25] https://www.kabar24.id/news/147930681/dampak-pemangkasan-anggaran-terhadap-program-periksa-kesehatan-gratis-nggak-perlu-kasih-anggaran
[26] https://jurnal.ugm.ac.id/abis/article/download/59127/28737
[27] https://www.borneoglobe.com/news/102814516943/pemerintah-pangkas-anggaran-kesehatan-rp196-triliun-namun-program-pemeriksaan-kesehatan-gratis-tetap-berjalan
[28] https://www.kompas.id/artikel/lebih-dari-50-persen-anggaran-dipangkas-layanan-publik-berisiko-dikorbankan
[29] https://katadata.co.id/finansial/makro/67a40e55d832a/anggaran-kemenkes-dipangkas-rp-19-t-layanan-kesehatan-dipastikan-tak-terdampak
[30] https://radarbanjarmasin.jawapos.com/kesehatan/1975618975/cek-kesehatan-gratis-bagi-yang-ultah-dimulai-senin-komisi-ix-dpr-ri-pastikan-tak-terdampak-pemangkasan-anggaran
[31] https://pen.kemenkeu.go.id/in/page/tantangancovid
[32] https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/berita-utama/Sektor-Pendidikan-dan-Kesehatan
[33] https://www.tempo.co/arsip/layanan-publik-pemangkasan-anggaran-1204659
[34] https://www.balpos.com/hidup-sehat/1795619581/baru-akan-diterapkan-anggaran-periksa-kesehatan-gratis-terancam-dipangkas-menkes-anggarannya-bisa-dikurangi
[35] https://news.republika.co.id/berita/sr8pta393/anggaran-dipangkas-bagaimana-kesehatan-dan-pendidikan
[36] https://muba.ayoindonesia.com/umum/107614507752/anggaran-kemenkes-dipotong-apakah-layanan-periksa-kesehatan-gratis-terpengaruh
[37] https://www.tempo.co/gaya-hidup/mulai-besok-program-cek-kesehatan-gratis-bagaimana-prosedurnya–1204676
[38] https://www.metrontb.com/nasional/81814511316/kemenkes-alami-pemangkasan-anggaran-rp195-triliun-program-pemeriksaan-kesehatan-gratis-terancam
[39] https://ekon.go.id/publikasi/detail/3262/refocusing-anggaran-dan-inovasi-pemerintah-daerah-untuk-minimalisir-dampak-pandemi-covid-19
[40] https://owner.polgan.ac.id/index.php/owner/article/download/1024/574/5768
[41] https://berkas.dpr.go.id/pemberitaan/buletin-parlementaria/b-1102-5-2020.pdf
[42] https://ojs.unud.ac.id/index.php/agribisnis/article/download/73889/41722
[43] https://sumbar.bpk.go.id/wp-content/uploads/2022/07/Tulisan-Hukum-Serapan-ANggaran-Kesehatan-Covid-19-Risaria-Syaputri.pdf
[44] https://www.jalurinfosulbar.id/nasional/97914508733/anggaran-layanan-kesehatan-gratis-terancam-dipangkas-menkes-anggarannya-bisa-dikurangi?page=2
[45] https://www.djkn.kemenkeu.go.id/files/mediakn/2020/07/MKN35_3_fix_upload2607.pdf
[46] https://www.researchgate.net/profile/Estro-Dariatno-Sihaloho/publication/359188016_PEMBIAYAAN_KESEHATAN_KONSEP_DAN_BEST_PRACTICES_DI_INDONESIA/links/622c6ba197401151d2132728/PEMBIAYAAN-KESEHATAN-KONSEP-DAN-BEST-PRACTICES-DI-INDONESIA.pdf
[47] https://anggaran.kemenkeu.go.id/in/post/monitoring-dan-evaluasi-kinerja-anggaran-pen-
[48] https://www.tempo.co/politik/anggaran-kementerian-kesehatan-kena-pangkas-hingga-rp-19-6-triliun-1203551
[49] https://kemkes.go.id/id/walau-tak-ada-lagi-mandatory-spending-anggaran-kesehatan-2025-tetap-di-atas-5
[50] https://tirto.id/layanan-kesehatan-jangan-sampai-merosot-karena-anggaran-disunat-g77x
[51] https://www.kompas.id/artikel/ada-apa-di-kompas-edisi-selasa-422025
[52] https://www.kompas.id/artikel/efisiensi-anggaran-kesehatan-jangan-sampai-mengorbankan-kebutuhan-esensial-masyarakat
[53] https://diskominfomc.kalselprov.go.id/2025/02/06/yahya-zaini-pastikan-pemangkasan-anggaran-tidak-mengganggu-pelaksanan-layanan-pemeriksaan-kesehatan-gratis/
[54] http://eprints.ipdn.ac.id/11479/1/MUHAMMAD%20FURQAN%20GHAFFAR%20SHOLEHIEN_29.0420_B-2_SKP.pdf
[55] https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/berita-utama/Anggaran-Kesehatan-Kunci-Indonesia-Sehat-Kuat


Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan komentar