Mini-International Neuropsychiatric Interview (MINI) adalah wawancara terstruktur diagnostik yang dikembangkan untuk menegakkan diagnosis gangguan jiwa menurut kriteria DSM-IV dan ICD-10 dalam waktu singkat (15–30 menit) guna keperluan klinis, penelitian, dan survei epidemiologi.
Karakteristik MINI
MINI tersusun dari modul-modul yang merepresentasikan kategori diagnosis utama, misalnya depresi mayor, gangguan kecemasan, gangguan bipolar, skizofrenia, dan penyalahgunaan zat. Setiap modul diawali screening questions (pertanyaan saring). Jika pasien menjawab “ya” pada cukup banyak screening, seluruh item modul dilanjutkan; jika “tidak”, pulihkan ke modul berikutnya. Struktur ini mempersingkat waktu administrasi sekaligus mempertahankan akurasi.
Modul utama MINI versi DSM-IV 5.0 mencakup:
A. Episode Depresif Mayor (kadang+riwayat)
B. Distimia (2 tahun)
C. Suisidalitas (1 bulan)
D. Episode (Hipo)Mania
E. Gangguan Panik
F. Agorafobia
G. Fobia Sosial
H. Gangguan Obsesif-Kompulsif
I. PTSD
J. Ketergantungan/Abuse Alkohol
K. Ketergantungan/Abuse Narkoba
L. Gangguan Psikotik
M. Anoreksia Nervosa
N. Bulimia Nervosa
O. Gangguan Kecemasan Umum
P. Gangguan Kepribadian Antisosial
Prosedur Administrasi
- Tenaga terlatih (psikiater, psikolog, atau dokter primer) mempelajari panduan MINI dalam sesi 1–3 jam.
- Wawancara dilakukan dengan jawaban “ya”/“tidak” untuk setiap item.
- Setiap modul ditandai sebagai positif jika kriteria diagnostik terpenuhi, lalu rumuskan diagnosis.
- Interpretasi cepat memungkinkan penentuan gangguan utama dan komorbiditas.
Validitas dan Reliabilitas
Validasi MINI dibandingkan dengan Structured Clinical Interview for DSM (SCID) dan Composite International Diagnostic Interview (CIDI) menunjukkan korelasi tinggi (κ=0,61–0,78) serta sensitivitas 89–95% dan spesifisitas 79–88% pada berbagai studi multicenter Eropa dan AS. Inter-rater reliability juga memadai (κ>0,75) baik pada setting psikiatri maupun primer.
Keunggulan MINI
- Ringkas: Waktu 15–30 menit lebih singkat hingga 50% dibanding wawancara lain.
- Terstruktur: Menggunakan logika percabangan untuk efisiensi.
- Multilingual: Tersedia >70 bahasa, memudahkan penelitian lintas negara.
- Fleksibel: Versi MINI-Plus memperdalam modul tertentu; MINI-Kid untuk anak-anak.
Keterbatasan MINI
- Pelatihan: Meski singkat, diperlukan pelatihan khusus.
- Scope: Fokus pada 17 gangguan utama; gangguan langka tidak tercakup.
- Rigidity: Kurang fleksibel untuk eksplorasi klinis mendalam di luar item terstruktur.
Aplikasi di Indonesia
Walaupun belum banyak studi publik di Indonesia, MINI cocok untuk:
- Penelitian epidemiologi kesehatan mental di tingkat populasi.
- Klinik primer/puskesmas untuk skrining komprehensif gangguan jiwa.
- Uji klinis antidepresan dan antipsikotik sebagai alat seleksi subjek.
- Telepsychiatry dengan format digital, mendukung konsultasi jarak jauh.
Implementasi MINI terintegrasi dalam rekam medis elektronik primer (PCare BPJS/SATUSEHAT) dapat meningkatkan deteksi dini dan rujukan pasien dengan gangguan jiwa.
Dengan akurasi dan efisiensi yang telah teruji secara internasional, MINI menjadi alat diagnostik esensial untuk klinisi dan peneliti yang membutuhkan metode terstruktur namun hemat waktu dalam menegakkan diagnosis gangguan psikis.

Tinggalkan komentar