Depression Anxiety Stress Scales (DASS) adalah instrumen self-report yang dirancang untuk mengukur tiga keadaan emosional negatif utama: depresi, kecemasan, dan stres. Dikembangkan oleh Lovibond & Lovibond (1995), DASS tersedia dalam dua versi utama: DASS-42 (42 item) dan DASS-21 (21 item) sebagai bentuk pendek yang lebih efisien untuk skrining dan pemantauan terapi.
Struktur Instrumen
DASS-42 terdiri dari 42 pernyataan tentang gejala emosional yang dialami selama satu minggu terakhir, dengan 14 item untuk masing-masing skala depresi, kecemasan, dan stres. DASS-21 adalah versi singkat di mana setiap subskala berisi 7 item yang dipilih melalui analisis psikometrik.
Contoh pernyataan:
- Depresi: “Saya merasa tidak berharga sebagai seorang pribadi.”
- Kecemasan: “Saya merasakan gemetar (misalnya pada tangan).”
- Stres: “Saya sulit untuk bersantai.”
Setiap item dinilai pada skala 0–3:
0 = “Tidak sesuai dengan saya sama sekali”
1 = “Kadang-kadang”
2 = “Sering”
3 = “Sangat sering atau sepanjang waktu”
Cara Menghitung Skor
Pada DASS-21, jumlah skor setiap subskala (7 item) kemudian dikalikan 2 untuk menyamakan rentang DASS-42 (0–42 per subskala). Skor total per subskala berkisar 0–42.
Interpretasi Skor
Skor DASS-21 yang sudah dilipat 2 dikategorikan sebagai berikut:
| Tingkat | Depresi | Kecemasan | Stres |
|---|---|---|---|
| Normal | 0–9 | 0–7 | 0–14 |
| Ringan | 10–13 | 8–9 | 15–18 |
| Sedang | 14–20 | 10–14 | 19–25 |
| Berat | 21–27 | 15–19 | 26–33 |
| Sangat Berat | ≥28 | ≥20 | ≥34 |
Interpretasi ini mempermudah identifikasi tingkat distres emosional untuk rujukan atau intervensi lebih lanjut.
Validitas dan Reliabilitas di Indonesia
Versi Bahasa Indonesia DASS-21 telah melalui uji psikometrik ekstensif:
- Studi mahasiswa Universitas Pattimura (n=109) melaporkan Cronbach’s α: 0,85–0,84 per subskala, nilai validitas konstruk (CFI>TLI>0,90, RMSEA<0,08).
- Penelitian early adult (n=629) dari 34 provinsi menunjukkan construct reliability: depresi .88, kecemasan .86, stres .77; model struktur tiga faktor fit setelah modifikasi.
- Adaptasi dengan metode Rasch di Indonesia melaporkan item reliability 0,99 dan person reliability 0,89; Cronbach’s α total .91.
Secara keseluruhan, DASS-21 versi Indonesia terbukti valid dan reliabel untuk mengukur depresi, kecemasan, dan stres pada populasi dewasa muda dan mahasiswa.
Aplikasi Klinis dan Penelitian
- Pelayanan Primer (Puskesmas/Klinik): Skrining cepat distres emosional oleh tenaga kesehatan tanpa memerlukan pelatihan khusus.
- Monitoring Terapi: Evaluasi respons terapi psikologis atau farmakologis dengan mengulang DASS-21 setiap sesi.
- Penelitian Epidemiologi: Survei prevalensi gangguan emosional pada populasi luas.
- Program Kesehatan Mental Digital: Integrasi ke dalam aplikasi mobile atau rekam medis elektronik untuk deteksi dini dan pelaporan otomatis.
Keunggulan dan Keterbatasan
Keunggulan:
- Format self-report praktis, hemat waktu (5–10 menit).
- Mengukur tiga domain emosional sekaligus.
- Validitas lintas budaya dan bahasa, termasuk Indonesia.
Keterbatasan:
- Bukan instrumen diagnostik; perlu konfirmasi klinis.
- Self-report rentan bias respons.
- Struktur faktor stres kadang tumpang tindih dengan kecemasan pada beberapa populasi.
Kesimpulan
DASS-21 adalah alat skrining yang efektif, eksibel, dan teruji untuk mengukur depresi, kecemasan, dan stres di Indonesia. Dengan properti psikometrik yang kuat, DASS-21 mendukung deteksi dini distres emosional di setting klinis primer, penelitian, dan platform digital—membantu tenaga kesehatan serta peneliti dalam memahami dan menangani kesehatan mental populasi.

Tinggalkan komentar