A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Setiap tanggal 6 September, dunia memperingati World Color Blindness Day—sebuah hari penting untuk meningkatkan kesadaran tentang buta warna, mendorong inklusi, dan memperjuangkan akses yang setara dalam pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan sehari-hari.

Tahun 2025 mengusung tema: “Color Accessibility for All: Designing with Inclusion in Mind.” Sebuah ajakan global untuk menciptakan dunia yang lebih ramah bagi mereka yang melihat warna dengan cara berbeda.


👁️ Apa Itu Buta Warna?

Buta warna, atau color vision deficiency, adalah kondisi di mana seseorang mengalami kesulitan membedakan warna tertentu. Ini bukan berarti seseorang hanya melihat hitam-putih (kondisi yang sangat langka), melainkan lebih umum berupa kesulitan membedakan warna merah dan hijau, atau biru dan kuning.

Menurut American Optometric Association:

  • Sekitar 1 dari 12 pria dan 1 dari 200 wanita mengalami buta warna
  • Jenis paling umum adalah red-green deficiency
  • Kondisi ini biasanya bersifat genetik dan berlangsung seumur hidup

🔍 Jenis-Jenis Buta Warna

Jenis Buta WarnaWarna yang Sulit Dibedakan
ProtanopiaMerah tampak gelap atau abu-abu
DeuteranopiaHijau tampak seperti kuning atau coklat
TritanopiaBiru dan kuning sulit dibedakan
Achromatopsia (langka)Semua warna tampak abu-abu

Setiap jenis memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam lingkungan visual yang tidak dirancang secara inklusif.


🧠 Dampaknya dalam Kehidupan Sehari-hari

Buta warna bisa memengaruhi berbagai aspek kehidupan:

  • 📚 Pendidikan: Kesulitan memahami grafik, peta, atau kode warna
  • 🧪 Pekerjaan: Tantangan dalam profesi yang bergantung pada warna (desain, teknik, medis)
  • 🚦 Navigasi: Kesulitan membedakan lampu lalu lintas atau rambu warna
  • 🎮 Hiburan: Game dan aplikasi yang tidak ramah buta warna

Namun dengan desain yang inklusif dan teknologi bantu, banyak hambatan ini bisa diatasi.


🛠️ Solusi dan Dukungan

Desain Ramah Buta Warna
Gunakan kontras tinggi, pola, dan label teks sebagai pelengkap warna.

Aplikasi dan Filter Warna
Aplikasi seperti Color Blind Pal, EnChroma, dan fitur aksesibilitas di perangkat digital membantu pengguna mengenali warna dengan lebih baik.

Edukasi dan Empati
Memahami bahwa buta warna bukan kekurangan, melainkan cara berbeda dalam melihat dunia.


📣 Apa yang Bisa Kita Lakukan di Hari Buta Warna Sedunia?

🎓 Edukasi: Bagikan informasi tentang buta warna di sekolah, kampus, dan media sosial
🎨 Desain Inklusif: Tinjau ulang materi visual agar ramah bagi semua jenis penglihatan
🗣️ Cerita Nyata: Dengarkan pengalaman mereka yang hidup dengan buta warna
📲 Kampanye: Gunakan tagar #WorldColorBlindnessDay #AksesWarnaUntukSemua


✨ Penutup: Warna Tak Selalu Harus Sama

Hari Buta Warna Sedunia mengingatkan kita bahwa tidak semua orang melihat dunia dengan cara yang sama—dan itu bukan masalah. Justru di sanalah letak keindahan keberagaman. Dengan desain yang inklusif dan sikap yang empatik, kita bisa menciptakan dunia yang lebih ramah warna bagi semua.

Karena warna bukan hanya soal visual—tetapi soal akses, hak, dan rasa dihargai.


Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan komentar