A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Mata malas, atau dalam istilah medis disebut amblyopia, adalah kondisi ketika penglihatan pada salah satu mata tidak berkembang secara optimal selama masa kanak-kanak. Meski tampak sepele, jika tidak ditangani sejak dini, amblyopia dapat menyebabkan gangguan penglihatan permanen.


👁️ Apa Itu Mata Malas?

Mata malas terjadi ketika otak lebih memilih sinyal dari satu mata dan mengabaikan mata lainnya. Akibatnya, mata yang “diabaikan” tidak berkembang dengan baik. Kondisi ini biasanya muncul sejak bayi atau anak-anak, dan jarang terjadi pada orang dewasa.

Dalam kasus yang sangat jarang, kedua mata bisa terpengaruh, tetapi umumnya hanya satu mata yang mengalami amblyopia.


🔍 Gejala yang Perlu Diwaspadai

Mata malas sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas, terutama pada anak-anak. Namun, beberapa tanda yang bisa diperhatikan antara lain:

  • Menutup satu mata atau menyipitkan mata saat melihat sesuatu
  • Mata tampak tidak sejajar (strabismus atau juling)
  • Kesulitan mengikuti gerakan benda dengan kedua mata
  • Sering memiringkan kepala saat melihat
  • Mata cepat lelah dan sering digosok
  • Sakit kepala
  • Kesulitan menangkap atau melempar benda
  • Sering tersandung atau jatuh
  • Sering berkedip berlebihan

Pada anak yang lebih besar, mereka mungkin mengeluhkan penglihatan kabur di satu mata atau kesulitan membaca dan menulis.

🧪 Cara sederhana untuk mengecek: tutup satu mata anak secara bergantian. Jika mereka protes saat mata yang “baik” ditutup, bisa jadi mata lainnya mengalami amblyopia.


🧠 Penyebab Mata Malas

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan amblyopia antara lain:

PenyebabPenjelasan
Strabismus (juling)Otak mengabaikan mata yang tidak sejajar untuk menghindari penglihatan ganda
Refraksi tidak seimbangPerbedaan tajam antara kekuatan lensa kedua mata (misalnya satu mata rabun jauh, satu mata normal)
Katarak kongenitalKekeruhan pada lensa mata sejak lahir yang menghalangi penglihatan
Ptosis (kelopak mata turun)Kelopak mata yang menutupi sebagian kornea dan mengganggu penglihatan

🧪 Diagnosis dan Pemeriksaan

Diagnosis amblyopia dilakukan melalui pemeriksaan mata oleh optometris atau dokter spesialis mata. Pemeriksaan meliputi:

  • Tes penglihatan dengan huruf atau gambar
  • Pemeriksaan refraksi (kebutuhan kacamata)
  • Pemeriksaan struktur mata menggunakan tetes mata khusus

Di Inggris, anak-anak di bawah usia 18 tahun berhak mendapatkan tes mata gratis melalui NHS.


🩺 Penanganan dan Terapi

Tujuan utama pengobatan adalah meningkatkan fungsi mata yang lemah. Semakin dini penanganan dilakukan (idealnya sebelum usia 7 tahun), semakin besar peluang pemulihan.

Metode yang umum digunakan:

👓 Kacamata
Digunakan untuk mengoreksi gangguan refraksi yang menyebabkan amblyopia.

🩹 Penutup Mata (Eye Patch)
Menutup mata yang lebih kuat selama beberapa jam sehari agar mata yang lemah “dipaksa” bekerja.

💧 Tetes Mata Atropin
Digunakan untuk mengaburkan penglihatan mata yang kuat, sehingga mata lemah lebih aktif.

🔧 Operasi
Diperlukan jika amblyopia disebabkan oleh katarak atau ptosis. Operasi juga bisa dilakukan untuk memperbaiki strabismus, meski tidak langsung meningkatkan penglihatan.


⏳ Apa yang Terjadi Jika Tidak Diobati?

Jika tidak ditangani, amblyopia bisa menyebabkan gangguan penglihatan permanen pada mata yang terdampak. Anak mungkin kesulitan dalam aktivitas sehari-hari, belajar, dan berinteraksi sosial. Oleh karena itu, deteksi dan intervensi dini sangat penting.


🧒 Tips untuk Orang Tua

  • Lakukan pemeriksaan mata rutin, terutama jika ada riwayat keluarga dengan gangguan mata
  • Perhatikan perilaku anak saat melihat atau membaca
  • Jangan abaikan keluhan seperti sakit kepala atau kesulitan melihat
  • Konsultasikan ke dokter mata jika ada tanda-tanda strabismus atau kelopak mata turun

🌱 Kesimpulan

Mata malas bukan sekadar masalah penglihatan—ini bisa berdampak besar pada perkembangan anak. Dengan deteksi dini, terapi yang tepat, dan dukungan keluarga, anak dengan amblyopia memiliki peluang besar untuk mendapatkan penglihatan yang lebih baik dan hidup yang lebih berkualitas.


Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan komentar