A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Menentukan “berat ideal” bukan sekadar angka di timbangan. Ada berbagai alat ukur yang membantu memetakan kisaran berat badan sehat berdasarkan tinggi, usia, dan komposisi tubuh. Dalam tulisan ini, kita akan membahas empat metode utama: Body Mass Index (BMI), Rasio Pinggang‐Pinggul (WHR), Rasio Pinggang‐Tinggi (WtHR), dan Persentase Lemak Tubuh.

Photo by Ketut Subiyanto on Pexels.com

Body Mass Index (BMI)

Body Mass Index mengukur berat badan relatif terhadap tinggi tubuh. Rumusnya sederhana:
BMI = berat (kg) ÷ tinggi² (m²).

Kategori menurut CDC:

  • BMI < 18,5: Berat kurang
  • BMI 18,5–24,9: Berat normal
  • BMI 25–29,9: Kelebihan berat
  • BMI ≥ 30: Obesitas

Kelebihan: mudah dihitung dan populer untuk survei populasi.
Keterbatasan:

  • Tidak membedakan massa otot dan lemak
  • Tidak mempertimbangkan distribusi lemak perut
  • Hasil bisa bias menurut ras atau etnisitas

Rasio Pinggang‐Pinggul (WHR)

WHR membandingkan lingkar pinggang dengan lingkar panggul. Rumusnya:
WHR = lingkar pinggang ÷ lingkar panggul.

Batasan WHO (2008):

  • Pria: WHR > 0,90 menandakan obesitas perut
  • Wanita: WHR > 0,85 menandakan obesitas perut

Kelebihan: merefleksikan lemak dalam rongga perut (visceral fat) yang berisiko tinggi.
Keterbatasan:

  • Tidak memberi tahu total persentase lemak
  • Nilai optimal bisa berbeda berdasarkan ras/etnis

Rasio Pinggang‐Tinggi (WtHR)

WtHR membandingkan lingkar pinggang dengan tinggi badan. Rumusnya:
WtHR = lingkar pinggang ÷ tinggi badan.

Panduan umum:

  • WtHR ≤ 0,50 dianggap moderat
  • WtHR > 0,50 berhubungan dengan peningkatan risiko kolesterol tinggi dan tekanan darah

Keunggulan: lebih sensitif mendeteksi risiko kardiometabolik meski BMI masih normal.
Keterbatasan: tetap perlu dikombinasikan dengan penilaian lain untuk gambaran kesehatan menyeluruh.


Persentase Lemak Tubuh

Persentase lemak menunjukkan proporsi lemak terhadap total berat badan. Lemak esensial dibutuhkan untuk fungsi otak, saraf, dan organ.

Metode pengukuran umum:

  • Skinfold calipers (lipatan kulit)
  • Hidrostatik (underwater weighing)
  • Bioelectrical Impedance Analysis (BIA)
  • Dual‐energy X-ray Absorptiometry (DXA)

Rekomendasi kasar persentase lemak:

  • Pria dewasa: 8–19 %
  • Wanita dewasa: 21–33 %

Kelebihan: menggambarkan komposisi tubuh secara lebih akurat ketimbang BMI.
Keterbatasan: variasi hasil tergantung metode dan keahlian pengukur.


Kesimpulan

Tak ada satu ukuran yang sempurna. Mengombinasikan BMI, WHR, WtHR, dan persentase lemak tubuh akan memberikan gambaran lebih lengkap tentang kesehatan dan risiko penyakit. Jika ragu atau memiliki kondisi khusus, konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk penilaian personal.


Sumber Referensi

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan komentar