Banyak orang mengandalkan OneDrive, Google Drive, Dropbox, dan layanan cloud lainnya untuk menyimpan file penting. Namun, menyimpan file di cloud saja tidak selalu cukup. Ada kalanya kita ingin memiliki backup offline di hard disk eksternal sebagai lapisan keamanan tambahan.
Pertanyaannya:
Bisakah backup dilakukan secara otomatis setiap kali HDD eksternal dicolokkan ke PC?
Jawabannya: bisa! Dan metode ini juga berlaku untuk hampir semua layanan cloud yang memiliki folder sinkronisasi lokal.
Artikel ini akan membahas:
- Cara otomatis backup OneDrive ke HDD eksternal
- Apakah metode ini berlaku untuk cloud lain
- Jenis HDD/SSD eksternal terbaik untuk backup otomatis
1. Cara Otomatis Backup OneDrive ke HDD Eksternal
Windows memang tidak menyediakan fitur bawaan untuk “backup otomatis saat HDD terhubung”, tetapi kita bisa membuatnya dengan kombinasi:
- Robocopy (alat bawaan Windows yang sangat kuat)
- Task Scheduler (untuk menjalankan backup otomatis saat drive terdeteksi)
Langkah 1: Buat Script Backup
Buat file bernama backup_onedrive.bat dan isi dengan:
robocopy "%UserProfile%\OneDrive" "E:\OneDriveBackup" /MIR /R:2 /W:2 /FFT /Z /XA:H /XD "$Recycle.Bin"
Penjelasan singkat:
E:adalah drive letter HDD eksternal/MIRmembuat mirror (menambah file baru, menghapus file yang sudah dihapus)/Zmembuat proses bisa dilanjutkan jika terputus/FFTmeningkatkan kompatibilitas sistem file
Langkah 2: Buat Trigger Otomatis di Task Scheduler
- Buka Task Scheduler
- Buat Task Baru
- Trigger → On an event
- Log: System
- Source: Kernel-PnP
- Event ID: 410 (menandakan perangkat baru terhubung)
- Action → jalankan file
.battadi
Setelah ini, setiap kali HDD eksternal kamu colokkan, backup akan berjalan otomatis.
2. Apakah Cara Ini Berlaku untuk Cloud Storage Lain?
Ya — metode ini bekerja untuk semua layanan cloud yang memiliki folder sinkronisasi lokal.
Layanan yang 100% kompatibel
| Layanan Cloud | Bisa Backup Otomatis? |
|---|---|
| OneDrive | ✔️ |
| Google Drive (Drive for Desktop) | ✔️ |
| Dropbox | ✔️ |
| iCloud Drive | ✔️ |
| Box Drive | ✔️ |
| Mega | ✔️ |
| pCloud | ✔️ |
Selama file tersimpan di folder lokal seperti:
C:\Users\<nama>\OneDriveC:\Users\<nama>\Google DriveC:\Users\<nama>\Dropbox
…maka folder tersebut bisa dicadangkan otomatis ke HDD eksternal.
Catatan penting
Jika kamu menggunakan fitur seperti:
- OneDrive Files On-Demand
- Google Drive Streaming Mode
- Dropbox Smart Sync
Pastikan file yang ingin dibackup sudah offline/available locally, karena file yang hanya ada di cloud tidak akan ikut tersalin.
3. Jenis HDD/SSD Eksternal Terbaik untuk Backup Otomatis
Tidak semua drive eksternal cocok untuk skenario backup otomatis. Berikut rekomendasi berdasarkan kebutuhan.
🥇 1. HDD Portable 2.5” (Pilihan Terbaik untuk Kebanyakan Orang)
Kelebihan:
- Murah
- Tidak butuh adaptor listrik
- Cukup cepat untuk backup cloud
- Mudah dibawa
Ideal untuk: backup rutin OneDrive/Google Drive/Dropbox.
🥈 2. Portable SSD (Tercepat & Paling Tahan Banting)
Kelebihan:
- Sangat cepat
- Tidak ada komponen bergerak → lebih tahan guncangan
- Cocok untuk folder cloud besar dengan banyak file kecil
Ideal untuk: backup sering, kecepatan tinggi, mobilitas tinggi.
🥉 3. Desktop HDD 3.5” (Kapasitas Besar)
Kelebihan:
- Kapasitas 4–20 TB
- Cocok untuk backup banyak layanan cloud sekaligus
Kekurangan: butuh adaptor listrik, kurang portabel.
4. Mana yang Harus Kamu Pilih?
| Prioritas | Rekomendasi |
|---|---|
| Harga terjangkau | HDD portable 2.5” |
| Kecepatan | Portable SSD |
| Kapasitas besar | Desktop HDD 3.5” |
| Sering colok-lepas | Portable SSD |
| Backup sesekali | HDD portable 2.5” |
Untuk kebanyakan pengguna, HDD portable 2.5” USB 3.0 sudah lebih dari cukup.
Penutup
Backup cloud ke HDD eksternal adalah langkah cerdas untuk menjaga keamanan data. Dengan sedikit konfigurasi menggunakan robocopy dan Task Scheduler, kamu bisa membuat sistem backup otomatis yang berjalan setiap kali HDD terhubung.
Lebih bagus lagi, metode ini berlaku untuk hampir semua layanan cloud populer.

Tinggalkan komentar