Kalau rilis perangkat lunak punya musim, ONLYOFFICE memilih musim gugur. Versi 10.0 diumumkan lewat siaran pers 8 Oktober 2026, lalu dipaparkan tim pengembangnya dalam webinar YouTube pada Sabtu sore ini. Angka kuncinya: sekitar 50 fitur baru, lebih dari 1.000 perbaikan, dan 35 celah keamanan yang ditutup.
AI yang membaca isi berkas
Tab AI khusus dengan obrolan kini hadir di editor dokumen, spreadsheet, presentasi, dan PDF. Pada PDF, Anda bisa bertanya langsung kepada berkasnya, meminta ringkasan, menyusun surel dari isinya, atau menyamarkan informasi sensitif. Pada spreadsheet, AI menulis sekaligus menjelaskan rumus, menandai data pencilan, dan membuat prakiraan. Pada presentasi, ia menyusun kerangka, judul slide, dan catatan pembicara. Bagi yang gemetar melihat rumus SUMIF, kini ada teman yang mau menjelaskannya tanpa menghela napas.
Soal dapurnya: di layanan cloud, AI berjalan lewat OpenRouter dan dibayar dari saldo dompet. Di server sendiri, model apa pun bisa disambungkan, termasuk model lokal, sehingga data tidak perlu keluar dari jaringan. Itu kabar penting bagi instansi yang memegang data sensitif, seperti fasilitas kesehatan. Di aplikasi desktop edisi komunitas, alat AI berupa tambahan opsional.
Empat App gratis
Rilis ini memperkenalkan empat App gratis berlisensi AGPL v3 yang memperluas ONLYOFFICE Docs. Di cloud semuanya aktif secara bawaan; di server, pemasangannya ringkas.
- AI Agents: bekerja pada berkasnya, bukan hanya isinya. Ada pencarian cerdas, basis pengetahuan pribadi, penalaran lanjutan, dan dukungan server MCP.
- Forms: formulir dari templat atau buatan AI; jawaban masuk ke basis data atau spreadsheet, lalu dianalisis.
- Files: penyimpanan terpusat dengan folder, tag, dan pengaturan hak akses.
- Rooms: ruang kolaborasi, ruang publik, hingga virtual data room untuk dokumen rahasia.
Perbaikan kecil yang terasa
- PDF: Redact kini bisa menghapus metadata tersembunyi, tabel dikenali otomatis saat menyunting teks, dan tanda tangan bisa disimpan untuk dipakai ulang.
- Dokumen: fitur mengikuti kursor kolaborator, Keep with Next agar judul tidak terpisah dari isinya, serta dukungan teks kanan-ke-kiri yang lebih baik.
- Spreadsheet: lebih cepat, termasuk SUMIF, AVERAGEIF, dan COUNTIFS, plus petunjuk argumen fungsi.
- Presentasi: mode tampilan baru, opsi cetak lebih lengkap, dan penyimpanan sebagai GIF atau video.
- Format: berkas .ofd bisa dibuka, spreadsheet bisa disimpan sebagai XLS, dan SVG bisa diubah menjadi bentuk yang dapat disunting.
Desktop, seluler, dan pengembang
Beranda desktop dirombak, ada integrasi Odoo, dan tampilan jendela di Linux dipoles. Aplikasi iOS dan Android yang gratis menambah penyedia AI Grok dan DeepSeek, isi formulir otomatis oleh AI, serta input suara langsung di perangkat. Pengembang mendapat Docs Connect di cloud dengan percobaan gratis sebulan dan dukungan PDF di Document Builder.
Yang perlu dicermati
Sebagian besar informasi di atas bersumber dari siaran pers dan webinar pengembangnya sendiri, jadi anggaplah sebagai klaim vendor sampai Anda mencobanya. AI di cloud berbayar, dan rincian 35 celah keamanan baru akan dijelaskan di blog resmi, sehingga tingkat keparahannya belum bisa dinilai. Sebelum memperbarui server produksi, uji dulu di lingkungan terpisah. Fitur mana yang paling Anda tunggu: AI di PDF atau App Rooms?
Sumber
- Webinar rilis ONLYOFFICE 10.0 (YouTube)
- TechNode Global: siaran pers ONLYOFFICE 10.0 (8 Oktober 2026)
- Born’s Tech and Windows World: ONLYOFFICE 10.0 schließt 35 Sicherheitslücken
- Blog ONLYOFFICE: ONLYOFFICE 10.0 is coming this autumn





Tinggalkan Balasan