Siulan Malam

Jangan mencari karena kutakkan mendera Jangan sembunyi karena kutakkan melirik Jangan berlari karena kutakkan memikul Jangan terlelap karena kutakkan tak sekejap Aku suara di antara setiap duka, mengapa juga engkau tetap cari Aku tangis dari setiap rintihan penyesalan, jangan dengar detak jantungku Aku muram yang menjelma kelabu, maka langit tak lagi peduli pada kita AkuLanjutkan membaca “Siulan Malam”