Repositori Fonta M17N untuk openSUSE

Keberadaan fonta pada Linux bisa sangat banyak, tergantung sumber yang kita gunakan. Pada openSUSE misalnya, saya menambahkan respositori M17N:fonts sebagai salah satu sumber fonta. Repositori ini berisi sejumlah karya pendesain kreatif yang menyumbangkan fonta-nya ke dalam OFL (lisensi fonta terbuka), dan berisi lebih dari 100 fonta gratis. Yang termasuk di antaranya adalah Exo Typeface FamilyLanjutkan membaca “Repositori Fonta M17N untuk openSUSE”

Game Store pada openSUSE

Salah satu paket kecil namun unik yang ada untuk openSUSE adalah “Game Store“, yang merupakan aplikasi yang menunjukkan jenis permainan video yang terpasang di sistem ataupun yang ada di repositori untuk dapat dipasang pada sistem. Bahkan karena saking sederhananya, mungkin antarmukanya sendiri masih mengusung rona Releigh – salah satu mesin tema ringan untuk Gnome. AplikasiLanjutkan membaca “Game Store pada openSUSE”

Memasang Pengaya GIMP pada openSUSE

GIMP adalah salah satu peranti lunak penyunting gambar lengkap yang bisa digunakan pada Linux, Windows dan Mac OS. Jika Anda menggunakan GIMP pada Ubuntu, di paket “synaptic” atau “Ubuntu Software Center, Anda akan menemukan kumpulan pengaya untuk GIMP yang disebut sebagai GIMP Plugin Registry yang memuat sejumlah pengaya tambahan bagi GIMP sehingga memudahkan menyunting sebuahLanjutkan membaca “Memasang Pengaya GIMP pada openSUSE”

HP Deskjet dan openSUSE Asparagus

Saat saya mencari printer baru untuk keperluan di rumah saja, saya memutuskan untuk mencari printer yang mendukung sistem operasi open source (dan proprietary) dengan harga terjangkau. Tentu saja, produk dari Hewlett-Packard (HP) akan menjadi pilihan saya, dan setelah mencari beberapa informasi tentang printer yang umum beredar dan mempertimbangkan keterjangkauan harganya, saya memilih printer HP DeskjetLanjutkan membaca “HP Deskjet dan openSUSE Asparagus”

Berstrategi di Unknown Horizons

Melalui openSUSE Asparagus, saya mencoba sebuah permainan strategi kecil bernama “Unknown Horizons” yang sepertinya cukup menarik. Ini mengingatkan saya pada “Age of Empire” atau “Settler” pada tahun-tahun yang silam, konsepnya sederhana dan terus berkembang. Bagusnya lagi dikembangkan dengan free software, sehingga semua bisa menggunakannya dan juga ikut serta mengembangkannya. Permainan ini berlatar era penjelajahan, diLanjutkan membaca “Berstrategi di Unknown Horizons”

OpenSUSE Asparagus Serasa Android 4.0

Ada banyak cara mempercantik tampilan desktop Gnome 3.2 pada openSUSE 12.1 Asparagus, setidaknya dengan membekali diri menggunakan Gnome Tweak Tool, semuanya akan mudah. Saya dan Anda dapat membuat Gnome Shell memiliki tampilan seperti Ubuntu dengan Ayatana-nya, atau seperti tampilan Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Dari sekian banyak cara, saya memilih untuk tidak mengutak-atik mutter yangLanjutkan membaca “OpenSUSE Asparagus Serasa Android 4.0”

Mengelola Keuangan pada openSUSE Linux

Untuk mengelola keuangan secara sederhana pada Linux, termasuk openSUSE, kita memerlukan aplikasi akuntasi yang bisa memberikan kemudahan bagi kita. Saya masih ingat dulu saat awal mengenal komputer, saya sempat mencicipi Peach Tree, MYOB dan Quicken pada Windows – sebenarnya ingin tampil keren, tapi lama kelamaan malah malas, mungkin saya memang tidak berbakat mengelola finansial. LinuxLanjutkan membaca “Mengelola Keuangan pada openSUSE Linux”

Dari Celadon Menuju Asparagus

Pasca mengunduh berkas instalasi Asparagus selama 80 jam dengan mengunakan jaringan “I love Slow“, akhirnya saya bisa mendapatkan berkas ISO untuk DVD openSUSE 12.1 Asparagus yang sedang naik daun belakangan ini. Jadi dengan ini, saya juga mengucapkan selamat tinggal pada Celadon yang sudah cukup lama saya gunakan. Berbeda dengan Celadon yang saya dapatkan dengan melakukanLanjutkan membaca “Dari Celadon Menuju Asparagus”