Menyusun Informed Consent

Belakangan ini informed consent atau persetujuan tindakan medis menjadi topik hangat yang diperbincangkan, baik di antara kelompok medis maupun non-medis. Saya sendiri saat ini sedang membentuk kelompok untuk membenahi borang ataupun kaidah persetujuan medis, sedemikian hingga memberikan perlindungan hukum baik bagi dokter maupun pasien. Ternyata menyusun informed consent ini tidak mudah, pertama mungkin karena sayaLanjutkan membaca “Menyusun Informed Consent”

Nomor Ponsel di Kolom Komentar?

Demi keamanan dan privasi masing-masing pengunjung blog, maka saya sarankan agar tidak meninggalkan data pribadi pada borang komentar sebuah blog. Misalnya saja saya baru-baru ini mendapatkan komentar yang meminta dijawab melalui ponsel, dan memberikan nomor ponselnya langsung di kolom komentar. Menurut hemat saya, maka saya rasa hal ini kuranglah bijaksana. Nomor ponsel adalah sesuatu yangLanjutkan membaca “Nomor Ponsel di Kolom Komentar?”

Mengapa DISQUS?

Ada yang bertanya-tanya, mengapa memilih DISQUS dibandingkan sistem komentar pihak ketiga lainnya. Terus terang saya sudah mencoba setidaknya 3 sistem komentar sampai saat ini. Dari pengalaman penggunaannya, saya cenderung memilih DISQUS (dibaca seperti membaca discuss). DISQUS secara garis besar memiliki 2 fitur utama, pertama adalah ‘profil’ dan yang kedua adalah ‘komentar’. Profil di sini sepertiLanjutkan membaca “Mengapa DISQUS?”

Komentar Blog Perlu Ditutup?

Siang ini saya tidak begitu heran mendapati pengumuman bahwa borang komentar pada ‘unessential weblog’ ditutup oleh administratornya. Bagi saya tidak masalah menutup komentar, bahkan jika sampai menutup blog sekaligus juga masih sah-sah saja kan? Biasanya ada beberapa alasan untuk menutup fungsi/fitur borang komentar dalam sebuah blog. Beberapa di antaranya adalah: Serangan spam Jika antispam tidakLanjutkan membaca “Komentar Blog Perlu Ditutup?”