Memasang Conky Manager pada openSUSE

Mari kita buat ini menjadi singkat; Conky Manager adalah salah satu aplikasi populer di kalangan pengguna Linux yang gemar mengolah apa yang disebut “desktop art” dengan menambahkan conky ke dalam desktop sehingga tampak menjadi cantik. Hanya saja, conky asalinya seperti sebuah bijih besi, jika tidak diolah dengan baik, maka tidak akan menampilkan keindahan yang diharapkan.Lanjutkan membaca “Memasang Conky Manager pada openSUSE”

Mencoba Desktop MATE pada openSUSE 13.2

Kali ini saya mencoba mencicipi desktop MATE pada openSUSE 13.2 Harlequin. Bisa dikatakan MATE adalah satu-satunya yang masih memiliki cita rasa kental GNOME 2 pada openSUSE lawas. Hanya saja, saya memang tidak mengikuti perkembangan MATE sejak dulu. Namun ketika membaca tentang memasang MATE pada openSUSE 13.2 via ICEWM, maka saya mencoba memasangnya dari desktop XfceLanjutkan membaca “Mencoba Desktop MATE pada openSUSE 13.2”

Memasang Telegram Desktop pada Antergos

Aplikasi Telegram bisa dikatakan salah satu substitusi bagi aplikasi WhatsApp untuk berkirim pesan singkat, hanya saja Telegram tidak memungut biaya sementara ini. Telegram bisa digunakan multiplatform, seperti ponsel (BlackBerry, Windows Phone, iOS, Android) atau Desktop (Windows, Mac OS, Linux). Kali ini saya mencoba memasang Telegram pada Desktop Gnome 3.14 dari Antergos.

Memasang Conky pada Antergos dengan Mudah

Antergos menggunakan repositori dari Arch Linux, sehingga prinsip memasang conky sederhananya tidak jauh berbeda dengan mereka yang menggunakan Arch. Tapi karena saya tidak menguasai “the Arch Way”, maka saya akan menggunakan cara saya sendiri untuk mendapatkan Conky yang berjalan di Antergos saya. Saya ceritakan sedikit bagaimana bisa menjalankan conky ini.

Kombinasi Helium dan Nitrux pada KDE openSUSE

Saya merasa sudah cukup dengan kombinasi warna gelap dan monokromatik yang saya gunakan sebelumnya pada dekstop KDE openSUSE. Sekarang ingin sesuatu yang berwarna lebih cerah; pekerjaan dengan waktu yang meningkat di depan komputer membuat warna-warna cerah bisa membantu membuat betah – setidaknya bagi saya. Saya mencoba mengeksplorasi sejumlah setelan dan eye candy untuk KDE, sampaiLanjutkan membaca “Kombinasi Helium dan Nitrux pada KDE openSUSE”

KDE openSUSE dan Selera Pribadi

Pasca memasang openSUSE 13.1 versi KDE 64-bit, polesan yang dibawa memang sudah apik, seperti “kue yang lembut”; hanya saja saya sendiri memiliki selera pribadi sehingga bisa betah menggunakannya. Saya mengubah beberapa setelan yang sekiranya bisa memenuhi apa yang ingin saya “lihat” sebagai tampilan desktop saya, dan tentu saja ini sangat pribadi sifatnya. Anda dan sayaLanjutkan membaca “KDE openSUSE dan Selera Pribadi”

Upgrade ke Ubuntu 13.10 Saucy Salamander

Akhirnya hari ini selesai sudah proses peningkatan dari Ubuntu 13.04 Raring Ringtail ke Ubuntu 13.10 Saucy Salamander. Saya menggunakan metode peningkatan melalui antarmuka grafis (GUI Upgrade), dan memamng memakan waktu cukup lama (karena sambil saya tinggal seminar, komputer bekerja sendiri di rumah). Apa yang saya temukan baru di sini? Hampir tidak ada yang baru, kecualiLanjutkan membaca “Upgrade ke Ubuntu 13.10 Saucy Salamander”

Gnome 3.10 tampak Memikat

Sudah lama saya tidak menggunakan Gnome Shell karena setahun ini mencoba menggunakan Ubuntu dengan Unity-nya. Ubuntu memang menawarkan banyak kemudahan, bisa dibilang tidak membuat banyak pusing ketika digunakan. Saya bahkan tidak mengikuti perkembangan Linux, karena rasanya sudah nyaman dengan Unity, tidak menyangka banyak yang baru di luar sana. Saya melirik kembali Shell kegemaran saya, yaituLanjutkan membaca “Gnome 3.10 tampak Memikat”

MetroTwit – Klien Twitter untuk Windows 8

Di masa masih berjayanya Adobe Air (yang sekarang sudah tidak ada lagi), klien twitter atau aplikasi di jendela desktop untuk mengakses layanan Twitter dengan praktis menjadi begitu populer, sebut saja TweetDeck sebagai salah satunya – yang juga banyak digunakan tidak hanya di Windows namun juga Linux. Tampaknya Adobe Air mengalami keterpurukan, begitu juga klien TwitterLanjutkan membaca “MetroTwit – Klien Twitter untuk Windows 8”