Overdosis Acetaminophen/Paracetamol

Paracetamol/parasetamol atau acetaminophen merupakan salah satu obat yang paling banyak digunakan. Paracetamol adalah obat antinyeri dan antidemam (antipiretik) yang tersedia bebas di pasaran dengan pelbagai merk. Obat ini cukup umum digunakan untuk meredakan nyeri kepala, sakit gigi, linu-linu, nyeri sendi, hingga tidak enak badan karena gejala flu. Hanya saja meskipun aman, paracetamol memiliki dosis yangLanjutkan membaca “Overdosis Acetaminophen/Paracetamol”

Tanda Peringatan Serangan Stroke

Stroke atau CVA adalah kondisi gawat darurat di mana pasokan oksigen dan makanan ke sejumlah bagian otak mengalami hambatan sehingga sel-sel otak mengalami gangguan, kerusakan, hingga kematian. Otak yang kaya akan sel-sel saraf akan mengalami kematian dengan cepat jika tidak ditanggulangi segera. Sehingga jika Anda menemukan seseorang dengan tanda serangan stroke, maka segera bawa keLanjutkan membaca “Tanda Peringatan Serangan Stroke”

Pertolongan Pertama Korban Henti Jantung

Anda mungkin bertanya-tanya, mengapa di negara kita, korban serangan henti jantung (cardiac arrest) sulit terselamatkan? Walau memang henti jantung memiliki tingkat mortalitas yang tinggi, yang bermakna bahkan dengan perlengkapan dan tenaga terlatih pun belum tentu korban dapat tertolong; tetapi ada hal-hal yang lebih esensial di balik semua itu. Alasan sederhananya adalah di lapangan, di tengahLanjutkan membaca “Pertolongan Pertama Korban Henti Jantung”

IGD dan Layanan Skala Prioritas Gawat Darurat

Dalam kondisi kegawatdaruratan, penyelanggara sistem kesehatan menerapkan prinsip triage atau memisahkan perlakuan dan prioritas layanan sesuai dengan kondisi yang dihadapi. Jadi jika kondisi Anda tidak dalam keadaan gawat dan/atau darurat, sebaiknya tidak mengunjungi IGD (instalasi gawat darurat) atau IRD (instalasi rawat darurat) untuk mendapatkan bantuan medis. Selama saya berada di lapangan, saya menemukan banyak orangLanjutkan membaca “IGD dan Layanan Skala Prioritas Gawat Darurat”

Pertolongan Pertama pada Perawatan Luka

Siang tadi saya mengikuti kuis singkat di WebMD tentang pertolongan pertama pada perawatan luka (pranala kuis), rasanya pengetahuan kuis ini wajar dimiliki setiap orang (dalam rumah tangga) untuk menangani pelbagai luka pada tahap awal (saat luka baru saja terjadi). Kita tidak akan pernah tahu kapan luka bisa terjadi, saat terpleset jatuh, saat memasak, saat memperbaikiLanjutkan membaca “Pertolongan Pertama pada Perawatan Luka”

Bukan Digigit, Tapi Disengat Kalajengking

Melalui sebuah surat elektronik petang ini saya membaca ada sebuah pertanyaan tentang apa obatnya jika seseorang digigit kalajengking. Kontan saja saja saya bertanya-tanya, sejak kapan ada orang panik digigit kalajengking? Ah, mungkin si pengirim surat agak panik juga sehingga melupakan maksudnya yang sebenarnya, bahwa itu adalah kasus sengatan kalajengking. Atau mungkinkah memang si pengirim tidakLanjutkan membaca “Bukan Digigit, Tapi Disengat Kalajengking”

Pertolongan Pertama pada Kejang

Anda mungkin bertanya-tanya, apa sih pertolongan pertama pada kejang? Terutama tentunya pada mereka yang menderita epilepsi (ayan). Berikut adalah beberapa tips jika Anda atau seseorang yang Anda sayangi menderita menderita epilepsi. Selalu membawa identifikasi medis. Maksudnya di sini adalah sesuatu yang mengidentifikasikan bahwa seseorang menderita epilepsi. Jika situasi darurat terjadi, maka orang di sekitar yangLanjutkan membaca “Pertolongan Pertama pada Kejang”

Pertolongan untuk Luka Bakar itu Bagaimana?

Apa luka bakar terkesan mengerikan? Mungkin karena terjadi cukup sering apalagi di Indonesia, mulai dari terbakar matahari (sunburn) yang ringan dengan hanya menimbulkan kemerahan dan sensasi nyeri sentuh, hingga ke luka bakar yang menyebabkan seluruh permukaan tubuh melepuh, misalnya pada korban awan panas Merapi beberapa waktu lalu. Dan tentu saja luka bakar tidak menguntungkan sistemLanjutkan membaca “Pertolongan untuk Luka Bakar itu Bagaimana?”

Bahaya Menghirup Asap Ketika Kebakaran

Ketika orang menghirup asap dalam jumlah dan kandungan yang lebih banyak daripada tubuhnya dapat tanggulangi, bisa dikatakan itu seperti keracunan asap. Saat hal ini terjadi ada beberapa tanda dan gejala yang mungkin muncul dan dapat kita kenali. Gejala-gejala dapat termasuk batuk, napas memendek, serak, nyeri kepala, dan perubahan status mental secara akut. Tanda-tanda seperti jelaga di saluran napas atau perubahan warna kulit dapat membantu dalam menentukan derajat keparahan.

Anemia

Anemia didefinisikan sebagai suatu kadar hemoglobin di bawah nilai referensi (nilai referensi ini dapat menggunakan nilai referensi global maupun lokal berdasarkan epidemiologi). Anemia dapat disebabkan oleh: Menurunnya produksi sel darah merah: defisiensi besi dan/atau asam folat dalam nutrisi, penekanan fungsi sumsum tulang, beberapa jenis infeksi (HIV, leishmaniasis viseralis, dll). Kehilangan sel darah merah: perdarahan akutLanjutkan membaca “Anemia”