Terlalu Banyak Doa?

Saat saya mengoceh (mengeluh?) tentang demam saya semalam di jejaring sosial twitter dan facebook. Tidak usah ditanya lagi (bagi manusia yang memang makhluk sosial), saya dapat ucapan semoga lekas membaik baik secara lisan maupun tulisan. Dan tentu saja saya berterima kasih untuk itu walau kemarin malam saya tidak sempat balas apa-apa karena sudah asyik meriangLanjutkan membaca “Terlalu Banyak Doa?”

Hidup

Hidup bukan hanya semata-mata “aku” yang bertindak – yang bergerak, namun hidup si binatang, hidup alam ini, anak yang minta-minta di jalanan. Seberapa sering Anda memandang pohon? Apakah Anda pernah memandang pohon atau sekuntum bunga? Dan ketika Anda melakukannya, apakah di situ ada rasa takjub yang luar biasa – bukan pada sekuntum bunga yang yangLanjutkan membaca “Hidup”