Saya masih suka si Pentax Q10

Pada era smartphone, di mana gambar tinggal diambil hanya dengan bidikan di layar ponsel dengan kualitas yang jumawa, maka kamera – terutama kamera saku (pocket camera) sudah mulai ditinggalkan. Kita bisa melihat, hampir tidak ada yang suka membawa kamera saku di sekitar kita saat ini untuk mengambil gambar. Bahkan saya sendiri lebih sering mengambil gambarLanjutkan membaca “Saya masih suka si Pentax Q10”

Eksplorasi Noise pada Fotografi

Belakangan ini saya jarang bermain fotografi lagi, karena kamera prosumer yang biasa saya gunakan sempat dipindahtangankan. Karena kamera Canon SX30 IS yang saya gunakan memiliki sensor yang relatif kecil, maka seringkali menimbulkan banyak noise pada ISO yang tinggi. Tentu saja hal ini adalah sesuatu yang wajar. Gambaran noise sebenarnya tidak menyenangkan, karena bintik-bintik itu tampakLanjutkan membaca “Eksplorasi Noise pada Fotografi”

Belajar Fotografi dari Buku

Fotografi menjadi sebuah hobi yang belakangan ini semakin menjamur oleh karena semakin mudahnya akses ke dunia fotografi itu sendiri. Mulai dari kamera SLR yang mahal dengan set/kit-nya yang bisa bikin bangkrut pemula, hingga ponsel cerdas kelas atas ke ponsel cerdas kelas menengah – semuanya menawarkan pintu ke dimensi baru yang bernama fotografi. Layanan berbagi diLanjutkan membaca “Belajar Fotografi dari Buku”

Jedar dan Jedur

Ini tentang teman bermain saya yang saat ini sudah berusia 5 minggu, mereka anak anjing yang didapat dengan kucuran darah (baca tulisan sebelumnya). Nama mereka diambil dari suara gelegar halilintar di malam kelahiran mereka. Dan sekarang mereka sudah mulai mengeluarkan suara-suara kecil seperti petir mini. Mereka sudah menerima vaksinasi, termasuk untuk rabies, ini akan menjagaLanjutkan membaca “Jedar dan Jedur”

Fotografi Dengan Titik Berat Warna

Sebenarnya saya tidak tahu apa istilahnya dalam bahasa Indonesia, namun dunia fotografi biasa menyebutnya dengan istilah color accent, yaitu suatu metode mempertahankan sebuah warna pada area fotografi atau pada objek spesifik di dalam gambar dan mereduksi warna lainnya, biasanya ke dalam warna hitam dan putih. Tentu saja ini bukan definisi mutlak, setidaknya demikian yang sayaLanjutkan membaca “Fotografi Dengan Titik Berat Warna”

Iris dengan Warna Heterogen

Dapatkah Anda bayangkan jika sepasang mata memiliki warna yang berbeda satu sama lainnya? Saya tidak begitu paham tentang hal ini, namun kondisi ini disebut sebagai “heterochromia iridum”, biasanya disebabkan karena kelainan pigmen warna melanin (bisa berupa kelebihan dan juga kekurangan). Kondisi ini bisa disebabkan karena faktor genetis, atau didapatkan (baik karena perlukaan atau penyakit tertentu).Lanjutkan membaca “Iris dengan Warna Heterogen”

Blogging Bukan Untuk Apa-Apa

Sekitar satu atau dua hari yang lalu, saya mendapatkan surel yang menanyakan tentang aktivitas ngeblog (anggap saja kata ini sudah semi baku). Sebenarnya yang ditanyakan dua pertanyaan, tapi entah mengapa saya merasa itu sama saja. Pertanyaan pertama adalah, apa sih manfaatnya ngeblog? Dan pertanyaan kedua adalah, apa ngeblog bisa mendatangkan keuntungan? Nah, saya sendiri mulaiLanjutkan membaca “Blogging Bukan Untuk Apa-Apa”

Ingin Berenang Lagi

Belakangan ini udara kota Jogja sering kali membuat gerah, walau hujan di sore hari…, rasanya ingin berenang lagi (he he, kaya bisa saja). Jika badanku tidak bergerak dengan baik, rasanya juga tidak bisa digunakan berpikir dengan baik. Saya rasa pikiran jadi cepat buntu dan tidak bisa berkonsentrasi dengan banyak hal. Saya tidak pernah bisa berenangLanjutkan membaca “Ingin Berenang Lagi”