Tiada Damai di Antara Kita

Damai merupakan sebuah koin, di satu sisi ada di mana-mana jika kita berkenan melihatnya, di sisi lain begitu mahal sedemikian hingga darah anak manusia mengalir seperti sungai pun kadang tidak cukup untuk menebusnya. Peperangan tercatat dalam lembar sejarah peradaban manusia, sejak sebelum aksara dikenal luas, hingga hari ini.

Bermain dengan Kebahagiaan

Sepertinya lama juga rasanya saya tidak menulis di sini. Seminggu ini saya menghabis waktu dengan seklusi, jadi hampir tidak ada yang bisa saya jamah sama sekali. Makan nasi paling banyak hanya dua kali sehari, saya menghabiskan sebagian besar waktu dengan melihat kembali apa-apa yang saya tinggalkan di belakang, membiarkan diri tenggelam dalam hal-hal sederhana sepertiLanjutkan membaca “Bermain dengan Kebahagiaan”

Menuang Secangkir Kedamaian

Rasanya itu kemarin ketika saya menonton secuplik berita di layar kaca, tentang sebuah komunitas masyarakat yang menghalangi kelompok warga lainnya – dengan menghadang jalan – ketika mereka hendak menghantarkan jenazah salah satu anggota warganya ke peristirahatan terakhir. Saya tidak tahu apa yang terjadi di masa lalu, tapi konflik horizontal seperti ini atau-pun dengan latar belakangLanjutkan membaca “Menuang Secangkir Kedamaian”