Berkah untuk Bukit Gowardhana

Yang menyukai kisah Mahabharata dan Krishna di masa kecilnya pasti mengenal Bukit Gowardhana. Sebuah bukit yang terletak di dekat kota Vrindavan di India – terutama oleh golongan Waisnawa. Ada kisah yang unik di balik bukit tersebut dan dimulai pada Ithiasa sebelumnya, yaitu Ramayana. Saat itu Rama, Laksamana, dan balatentara Kiskenda hendak membuat jembatan guna menyeberangLanjutkan membaca “Berkah untuk Bukit Gowardhana”

Animated Series “Little Krishna” – The Little Avatar

When I was in Bali, lovely accompanying my nephews watching television at night, and we found an entertaining animated show on TPI – called “Little Krishna – Darling of Vrindavan.” Well, it was the second animated series that TPI brought to the public after Upin and Ipin’s series. We were, so enthusiast watched them overLanjutkan membaca “Animated Series “Little Krishna” – The Little Avatar”

Karna – Pemberi Yang Agung

Kembali dalam kisah-kisah kecil yang terselip dalam Mahabharata, Anda tentu mengenal tokoh Karna yang merupakan anak tertua dalam Pandawa dan putra Surya. Dan ini adalah kisah kecil dalam perjalanan hidup Karna. Suatu hari, Karna sedang mengoleskan minyak di kepalanya sebelum mandi, minyak itu berwadah mangkuk indah yang dihiasi berbagai jenis permata – karena ia adalahLanjutkan membaca “Karna – Pemberi Yang Agung”

Alasan Yang Tak Selalu Harus Dikatakan

Siapa yang tidak kenal Arjuna salah satu dari kelima Pandawa. Tokoh dalam kisah Mahabharata ini sangat sering kali lebih menonjol dibanding saudara-saudaranya yang lain. Mungkin ia memiliki lebih banyak ego dibandingkan saudara-saudaranya. Namun tidak salah karena ia termasuk panglima paling tangguh dalam perang keluarga Bharata. Peralatan tempurnya merupakah anugerah dari Agni sang penguasa api, baikLanjutkan membaca “Alasan Yang Tak Selalu Harus Dikatakan”

Wanita Lebih Penuh Pengabdian Daripada Pria

Kasih sayang seorang ibulah yang mendorongnya meminta sang suami, Kuchela agar pergi menghadap Krishna agar anak-anaknya bisa mendapatkan makanan yang layak. Ia memiliki kepercayaan pada Krishna. Kuchela ragu-ragu dan menyanggah mungkin Krishna tidak akan mengenalnya lagi, tidak akan mengundangnya masuk atau tidak menerima penghormatannya. Sang istri mendesak suaminya agar tidak ragu-ragu dan berjalan terus, setidak-tidaknyaLanjutkan membaca “Wanita Lebih Penuh Pengabdian Daripada Pria”

Merendahkan Diri Sendiri adalah Bentuk Egoisme

Suatu ketika, Krishna pura-pura menderita sakit kepala yang begitu parah dan nyaris tak tertahankan. Peran-Nya ini dimainkan dengan begitu bersungguh-sungguh. Kepala-Nya dibalut dengan kain hangat serta berguling gelisah di atas perbaringan. Mata-nya merah serta dengan raut wajah yang begitu pucat dan tampak bengkak. Rukmini, Sathyabhama serta para ratu yang lainnya hilir mudik mencari dan membawakanLanjutkan membaca “Merendahkan Diri Sendiri adalah Bentuk Egoisme”