Di Pucuk Kesendirian

Ada kesunyian mencakup nan mendekap erat sayap-sayap kecilnya, angin pun enggan menunjuk cakrawala yang telah ia benamkan dalam mimpi-mimpi tak terungkapkan. Aku mendengar rayuan sunyi mengantarkan buluh-buluh kehidupan yang telah menua di antara ranting-rantingnya, sebuah gita yang tertawan oleh canda di balik kemesraan yang sirna. Kini, adakah kesendirian meruam sunyi di antara kelembutan sayap-sayap mungilnya?Lanjutkan membaca “Di Pucuk Kesendirian”

Langit tak teterka

Entah ini musim apa, tapi langit selalu saja demikian. Sebenarnya hari ini saya ingin menjemur kasur, kelihatannya sih terik, tapi kok ada suara gemuruh seperti itu ya… Karena biasanya hujan bisa turun tanpa peringatan terlebih dahulu, dan itulah yang membuat pertimbangan serba susah bagi orang yang tidak peka seperti saya ini.

Tikungan Layang-Layang

Saat melewati gang-gang kecil di sekitaran dusun dengan sepeda motor tua saya, kadang saya jumpai beberapa anak yang asyik dengan gulungan benang dan layang-layangnya. Beberapa sedang berusaha menerbangkan layang-layangnya, beberapa lagi tenggelam bersama angin menerbangkan benda kecil itu meliak-liuk di udara. Saya suka bermain layang-layang saat kecil, namun kali ini ada yang berbeda. Mereka tidakLanjutkan membaca “Tikungan Layang-Layang”