Time of Eve

Sepulang dari wawancara siang tadi, saya memutuskan menonton sebuah film lawas “Time of Eve” – salah satu dalam daftar favorit saya. Berjudul asali “Eve no Jikan“, ini merupakan salah satu film paling romantis tanpa adegan romantis sama sekali pada protagonisnya. Karena yang diangkat adalah kemampuan seseorang menerima perubahan dunia yang mungkin selama ini tersembunyi darinya.Lanjutkan membaca “Time of Eve”

30 Menit Dalam Jarak

Kami sama-sama sibuk, sama-sama berangkat pagi dan pulang dalam kelelahan. Kami sama-sama hobi bertengkar dan saling mengejek, hanya saja padanya saya tidak pernah & mungkin tidak akan pernah menang berargumentasi. Malam kemarin saya menyempatkan waktu di sela-sela mengerjakan laporan yang mesti dilaporkan esok hari, agak jenuh juga karena lengan kiri saya masih tidak bisa digunakanLanjutkan membaca “30 Menit Dalam Jarak”

Personalized Medicine

Belakangan ini, obat pribadi lebih tepatnya pengobatan personal (personalized medicine) sering kali diperbincangkan karena menjadi isu sebagai tipe obat masa depan. Secara umum dapat diartikan sebagai obat yang dirancang sesuai dengan karakteristik seseorang/pribadi, terutama disesuaikan dengan sifat genetik yang dimilikinya. Berikut adalah petikan editorial sebuah majalah yang menyoroti tentang hal ini.   Pada Bulan September,Lanjutkan membaca “Personalized Medicine”