Emoji pada Windows 10

Berapa banyakkah yang tahu fitur tombol ⊞ Win + . atau ; sebenarnya? Fitur ini sudah lama ada di Windows, namun tidak banyak yang menggunakannya. Kunci papan ketik ini berfungsi untuk menampilkan pilihan menambahkan emoji pada tulisan kita. Namun karena Windows 10 tidak banyak digunakan untuk bersosial media, maka tidak banyak yang menggunakan fitur ini sebagaimanaLanjutkan membaca “Emoji pada Windows 10”

Teknologi Menulis yang Enak di Ponsel

Ketika ada banyak pilihan teknologi untuk menulis bagi para penulis. Saya masih tetap klasik pada Ms Word. Dulu saya gemar menggunakan Libre Writer, namun beberapa membuatnya tidak lama bertahan dengan perubahan tuntutan dan teknologi. Khususnya tuntutan bekerja yang selalu bergerak. Ponsel saat ini merupakan sarana menulis praktis, tapi bagi penulis klasik semacam saya, menulis diLanjutkan membaca “Teknologi Menulis yang Enak di Ponsel”

Menulis dengan Onomatope

Ketika saya mulai menulis, salah satu hal yang paling sulit saya ekspresikan adalah onomatope (dalam bahasa Inggris: onomatopoeia). Kita harus menjadi pengamat yang baik dalam menghasilkan onomatope yang merupakan terjemahan suara di sekitar kita ke dalam bunyi dengan tulisan. Selain itu kita juga harus banyak membaca karya-karya sastra sebelumnya, sehingga tahu apakah ada onomatope yangLanjutkan membaca “Menulis dengan Onomatope”

Uji Coba ProWritting Aid

Menulis dalam bahasa Inggris memerlukan apa yang disebut sebagai proofreading, dan ada banyak jasa untuk itu. Sayangnya, jasa tersebut sering kali tidak affordable (tidak terjangkau dalam hitungan kita). Maka penulis mungkin akan mengandalkan Word Processor seperti Microsoft Office Word dan LibreOffice Writer dengan fungsi peninjauan ejaan (grammar) untuk melihat jika ada kesalahan. Lalu apakah iniLanjutkan membaca “Uji Coba ProWritting Aid”

Melakukan Sensor Kata Tak Layak di Blog

Sebagai seseorang yang melakukan publikasi tulisan melalui blog, saya selalu berusaha menjaga agar kata-kata yang tulis tetap sedap serta menghindari menulis kata-kata yang kurang senonoh. Untuk sebuah blog, hal tersebut tidak terlalu sulit dilakukan. Sayangnya, ketika menulis sebuah karya fiksi, cerita pendek, dan sebagainya. Kadang kata-kata untuk memaki, atau sesuatu yang tidak pantas adalah bumbu.Lanjutkan membaca “Melakukan Sensor Kata Tak Layak di Blog”

Pilihan Serambi Saat Menulis Webnovel Online

Menulis webnovel atau online novel merupakan keunikan tersendiri. Dulu umumnya orang menulis novel atau cerpen (cerita pendek) melalui perpanjangan tangan penerbit. Tapi di era orang-orang yang lebih memilih menggenggam media elektronik ketimbang media cetak, tentunya penulis juga cenderung beralih ke serambi (platform) digital. Dan banyak peralihan dari media yang tercetak ke dalam bentuk media digital.Lanjutkan membaca “Pilihan Serambi Saat Menulis Webnovel Online”

Delapan Tahun Bersama WordPress

Sudah berapa lama menulis? Mungkin selama yang bisa kita ingat. Saya sendiri tidak menyangka, bahwa sudah delapan tahun saya menggunakan WordPress untuk menulis? Ini adalah tahun 2016, dan delapan tahun yang lalu berarti sekitar tahun 2008. Saya bukanlah tipe orang yang rajin menulis, namun kadang menulis adalah hal iseng yang paling bisa saya lakukan.

Belajar Menulis dari NG

Sudah sejak akhir tahun kemarin saya berlangganan NG – National Geographic edisi bahasa Indonesia. Apa yang saya suka dari dalam tulisan tersebut adalah inspirasi dan bagaimana mereka menuangkan ide ke dalam bentuk tulisan dengan tutur yang unik, menarik namun tetap sederhana dan renyah dicerna. Sebagai seseorang yang juga gemar menulis, maka dapat menulis dengan baikLanjutkan membaca “Belajar Menulis dari NG”

Menulis itu Membahagiakan

Jika dulu saya ditanya, mengapa saya suka menulis. Mungkin jawabannya karena suka. Tapi mengapa suka? Karena bisa menghilangkan stres. Bagaimana menulis bisa menghilangkan stres? Mungkin sama seperti menari, menyanyi, melukis, atau apapun yang kita suka – sesuatu yang kita suka akan menghilangkan tekanan dalam batin kita.

Teknologi Antispam noCaptcha reCaptcha

Sebagai penulis blog, spam atau pesan sampah tentu menjengkal, namun mencegah spam dengan teknologi captcha malah bisa membuat jengkel pembaca blog yang ingin meninggalkan komentar. Sebelum diambil alih Google, reCaptcha adalah teknologi captcha yang paling saya gemari, namun setelah menggunakan Disqus, saya sudah lama sekali tidak melirik reCaptcha.