Give Me Some Sunshine

Acara saresehan semalam yang membahasa masalah kenaikan bahan bakar minyak (BBM) di salah satu stasiun televisi swasta tampaknya tidak memberikan jawaban apapun. Masing-masing pihak tetap pada pandangannya. Apalagi jika ditanyakan pada saya, yang dalam catatan bukanlah seorang pemikir, maka saya lebih tidak memiliki solusi apa-apa. Karena bagi saya sederhana, fungsi negara adalah “melindungi segenap tumpahLanjutkan membaca “Give Me Some Sunshine”

Kemanusiaan Di Seputar Kemajemukan

Dulu, seorang sastrawan tua datang pada kami, dan di antara kata-katanya terucap – bahwa setiap orang (baca: siswa) yang berdiri di hadapannya ketika itu, berhak bermimpi menjadi apapun di masa depan, dan silakan menjadi seperti yang diinginkan, entah itu mulai dari kepala negara/daerah hingga menjadi preman jalanan sekali pun, asal jangan lupa untuk tetap menjadiLanjutkan membaca “Kemanusiaan Di Seputar Kemajemukan”

Pro Kontra Imunisasi dan Vaksinasi

Imunisasi dan vaksinasi adalah salah satu metode preventive medicine yang baru berkembang dalam 200 tahun terakhir ini, atau yang bisa kita sebut sebagai upaya pencegahan primer. Teknologi imunisasi dan vaksinasi dikembangkan sedemikian rupa sehingga menjamin keamanan penggunaan, tapi apakah absolut aman, tentu saja tidak sesempurna itu – sama halnya dengan menyadari tidak ada yang sempurnaLanjutkan membaca “Pro Kontra Imunisasi dan Vaksinasi”

102 Tahun Kebangkitan Nasional

Hari ini aku mengantarkan ibu untuk apel pagi dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional. Aku tak akan protes, walau entah mengapa aku hanya merasa ini sesuatu yang hanya sekadar rutinitas. Itu-itu saja, tanpa ada sesuatu yang baru sebagai pendobrak kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Perdana Menteri Dan Peti Mati

Ketika itu pada sebuah negara seorang perdana menteri baru melantik anggota kerjanya yang berjumlah 20 orang, dalam upacara pelantikan yang seharusnya meriah malah ada banyak peti mati yang terjejer rapi di tengah aula. Peti-peti itu sederhana, hampir tak ada yang istimewa. Namun tentu keberadaannya yang nyleneh itu bikin orang bertanya-tanya. Walau demikian tak seorang punLanjutkan membaca “Perdana Menteri Dan Peti Mati”